By Www.BestTheme.Net

On Wednesday, 26 August 2009 0 comments

Sulap adalah sebuah estetika… apa itu estetika ??


Estetika

Estetika secara sederhana adalah ilmu yang membahas keindahan, bagaimana ia bisa terbentuk, dan bagaimana seseorang bisa merasakannya. Pembahasan lebih lanjut mengenai estetika adalah sebuah filosofi yang mempelajari nilai-nilai sensoris, yang kadang dianggap sebagai penilaian terhadap sentimen dan rasa. Estetika merupakan cabang yang sangat dekat dengan filosofi seni.

Etimologi

Esetetika berasal dari Bahasa Yunani, αισθητική, dibaca aisthetike. Pertama kali digunakan oleh filsuf Alexander Gottlieb Baumgarten pada 1735 untuk pengertian ilmu tentang hal yang bisa dirasakan lewat perasaan.

Pada masa kini estetika bisa berarti tiga hal, yaitu:
Studi mengenai fenomena estetis
Studi mengenai fenomena persepsi
Studi mengenai seni sebagai hasil pengalaman estetis

Meskipun awalnya sesuatu yang indah dinilai dari aspek teknis dalam membentuk suatu karya, namun perubahan pola pikir dalam masyarakat akan turut mempengaruhi penilaian terhadap keindahan. Misalnya pada masa romantisme di Perancis, keindahan berarti kemampuan menyajikan sebuah keagungan. Pada masa realisme, keindahan berarti kemampuan menyajikan sesuatu dalam keadaan apa adanya. Pada masa maraknya de Stijl di Belanda, keindahan berarti kemampuan mengkomposisikan warna dan ruang dan kemampuan mengabstraksi benda.


Konsep the beauty and the ugly

Perkembangan lebih lanjut menyadarkan bahwa keindahan tidak selalu memiliki rumusan tertentu. Ia berkembang sesuai penerimaan masyarakat terhadap ide yang dimunculkan oleh pembuat karya. Karena itulah selalu dikenal dua hal dalam penilaian keindahan, yaitu the beauty, suatu karya yang memang diakui banyak pihak memenuhi standar keindahan dan the ugly, suatu karya yang sama sekali tidak memenuhi standar keindahan dan oleh masyarakat banyak biasanya dinilai buruk, namun jika dipandang dari banyak hal ternyata memperlihatkan keindahan.

Sejarah penilaian keindahan

Keindahan seharusnya sudah dinilai begitu karya seni pertama kali dibuat. Namun rumusan keindahan pertama kali yang terdokumentasi adalah oleh filsuf Plato yang menentukan keindahan dari proporsi, keharmonisan, dan kesatuan. Sementara Aristoteles menilai keindahan datang dari aturan-aturan, kesimetrisan, dan keberadaan.

On Saturday, 25 July 2009 0 comments


perbedaan antara magic dengan magick, dilihat dari sisi aktifitas dan manfaatnya.
Short wordnya, magic = sulap, sementara magick = sihir.

kita harus mengenai apa itu magick. Alasannya, karena sudah banyak konsepsi yang salah total tentang apa itu sihir (magick) yang kadang2 berujung kepada pandangan umum dimana para magician yg bermain magic (sulap), sebenernya menggunakan sihir (magick). Dan pandangan yg sangat keliru ini sering sekali mengenai para mentalist dan illusionist.

anda pasti sering melihat sihir dari film2 dimana ada seorang penyihir bertopi kerucut dan membaca mantra2 dari sebuah buku, meramu obat2an, dan membuka 'segel' yang ujung2nya mengeluarkan setan yang menyeramkan.

Maslahnya, kalau hal diatas memang beneran ada, maka semua buku tentang sihir (dan juga sulap) akan disimpan, dirahasiakan, dan DIKUNCI! Andaikan dirahasiakan pun pasti ada yg bocor dan dunia ini sudah penuh dengan setan2 yg kasat mata.

Namun, sebenenrya sihir bukanlah hal seperti itu.

Sihir adalah kemampuan untuk membuat perubahan yang temen2 inginkan di kehidupan temen2 sendiri . Sihir sendiri ada berdasarkan berbega filosofi dasar seperti:
1. Setiap tindakan yang kita lakukan, memiliki hubungan yang ajaib. Dengan demikian, apapun yg kita lakukan, itu akan berdampak kepada orang lain dan diri sendiri, dan dampaknya itu bersifat berantai. In short word, efek domino. Jadi jangan heran apabila kita sekarang yg memiliki hobi atau aktif di dunia magic, bertemu dengan rekan2 sesama magician. Ya itu karena kita main magic sehingga berdampak kita mengenal dan dikenal oleh para magician. Itulah yg dimaksud dampak berantai.
2. Magic membutuhkan penciptaan dan manipulasi, serta pengarahan energi.
3. Kreasi di dimensi spiritual, berdampak kepada kreasi di dimensi fisik. In short word, apa yang kita pikiran, itulah yg akan terjadi. Mirip konsepnya The Secret kan?
4. Sihir perlu menemukan sumber keinginan dari diri kira sendiri.
5. Sihir itu sendiri bersifat netral, yang pelru dipertimbangkan adalah justru penggunanya.

penasaran bagaimana aktifitas dari kegiatan sihir iu sendiri???
Sebenernya kita sudah sering melihat atau mendengar aktifitas yang sangat erat kaitannya dengan sihir, namun diberi label/ nama baru sehingga diterima oleh masyarakat dan bisa berguna bagi kehidupan masyarakat.

nama baru itu adalah...........


Terapi hypnosis

yah...ini bukan secara resmi nama baru. Namun, kalo apa saja ritual yang dilakukan dalam sihir, itu 90% sama dengan terapi hypnosis. Bedanya klo terapi bisa personal atau skala besar dan memiliki alat2 pendukung yg mudah ditemukan, sementara sihir menggunakan alat2 yg berdasarkan tradisi jaman dulu. Tanpa alat2 pendukung pun sebetulnya tetep bisa jalan suatu kegiatan sihir karena alat2 yg ada adalah untuk membantu supaya lebih berkonsentrasi.

Apapun kepercayaan kita, pasti ada beberapa kepercayaan yang menggunakan alat supaya kita dapat lebih berkonsentrasi dalam berdoa. nah, konsep alat dalam ritual juga demikian.

Jadi....ga ada yg namanya tumbal dan korban, ga ada yang namanya pengorbanan materi apapun.

Kalaupun anda mendengar adanya berita seorang pelaku kejahatan membunuh seseorang untuk menjadi tumbal, itu semata2 karena ritual sihir itu bisa dibuat sesuai yang kita mau alias sangat fleksibel. Nah, yang mendesain ritualnya itu kadang2 memang memiliki maksud yg jahat sehingga mulailah ada korban2.

Jadi, pada akhirnya balik lagi kedalam diri kita maisng2. Apa yg anda lakukan itu bergantung kepada pikiran anda. Sulap (magic), sihir (magick), hypnosis, profesi kerjaan, dan apapun itu.....hanyalah sarana untuk mewujudkan keinginan kita

On Thursday, 16 July 2009 0 comments






Sulap Apakah Sama Dengan Sihir ?

Jika di terjemahkan ke bahasa inggris sebenarnya sulap dan sihir mempunyai kata yang sama yaitu magic padahal kata magic sendiri jika dilakukan reserve ke bahasa indonesia kadang artinya juga lain bisa berarti ajaib, sulap, sihir tergantung kalimat yang melengkapinya.

Sulap sendiri sebenarnya merupakan salah satu jenis seni karena biasanya acara sulap banyak membikin kagum pemirsanya sehinnga jenis hiburan ini juga banyak diminati oleh masyarakat di seluruh dunia bahkan acara-acara sulap di televisi nasional juga memiliki ratting yang cukup tinggi ditandai dengan banyaknya sponsor dalam acara tersebut dan terkadang dalam percakapan sehari – hari juga cukup banyak diantara teman-teman kita yang membicarakanya.

Namun sayang sekali banyak sekali para pesulap yang menyamakan sulap sendiri dengan sihir atau mistis. Disini kita harus bisa kritis membedakan mana yang sulap dan mana yang sihir biasanya pesulap yang hanya mengejar popularitas dan uang saja yang mengatakan “ini adalah sihir” padahal jika kita cukup kritis ternyata pertunjukanya tidak lebih dari kecepatan tangan dan tipuan mata semata. Namun walaupun kita sudah tahu rahasianya biasanya tetap terhibur ketika menonton pertunjukan tersebut karena belum tentu kita bisa melakukan hal serupa, karena hal tersebut tentunya butuh latihan yang tidak sebentar.

Sulap lazimnya sama jika dibanding satu hal yang tidak tulen. Banyak hal yang harus dibuat supaya sulap tidak membuat celaka manusia yang mempraktikkan sulap itu. Tanpa didampingi ahli yang benar-benar kompeten, manusia awam yang belajar sulap dianjurkan tidak mempraktikkan ilmu sulap lebih lagi jika ilmu itu tidak secara rinci dijelaskan. Pada Sulap Tusuk Menusuk, tanpa ada ahli yang benar-benar kompeten yang membuat sulap ini mungkin saja wafat saat membuat sulap ini.

Ini Cuma Sulap, Bukan Sihir

Bukan sekadar tipuan mata, aksi pertunjukan sulap sudah jauh berkembang begitu rupa, bahkan melibatkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Buang jauh-jauh pikiran Anda bahwa semua ini adalah gaib, ilmu hitam, atau sebangsanya. Sulap hanyalah semata-mata hiburan yang menggunakan trik (atau sebaliknya?)

Mari kita ingat ucapan Harry Houdini, "Magic is the sole science not accepted by scientists, because they can’t understand it". Bisa jadi, Houdini – pesulap AS kelahiran Hongaria itu - sedang tidak bersikap serius saat mengucapkan kata-kata tadi. Atau, mungkin juga, pernyataan itu sesungguhnya adalah bagian dari aksi-aksi sulapnya yang selalu mengundang sensasi. Ya, siapa yang tahu.

Namun memang tidak bisa dipungkiri, aksi-aksi pertunjukan sulap dengan mata kepala sendiri seringkali berhasil menggelitik nalar. Tak terkecuali bagi mereka yang menyebut diri sebagai manusia rasional. Bagaimana hendak menjelaskan, misalnya, aksi ilusionis David Copperfield saat menembus Tembok Besar Cina? Atau David Blaine yang bertahan hidup 44 hari di kotak kaca yang digantung di pusat Kota London. Dari negeri sendiri, Deddy Corbuzier sukses menebak judul berita halaman satu harian Kompas, jauh sebelum penerbitannya. Semua itu seperti tidak masuk akal, tapi kok nyata?

Kita bisa saja mencibir terhadap aksi para pesulap itu dengan berkata, "Ah, itu kan cuma tipuan mata saja. Semua ada triknya. Kita sebagai penonton cuma dibohongi."

On Wednesday, 10 June 2009 0 comments

Pada dasarnya para penonton sulap selalu akan mencari-cari dan menerka-nerka rahasia dibalik pertunjukan sulap yang dilihatnya, tetapi mereka tidak akan menemukan rahasia tersebut, tentu saja karena mereka tidak sungguh-sungguh ingin tahu atau mereka tidak ingin berusaha tahu, mereka hanya ingin dibodohi.

Pesulap yang diminati untuk di tonton oleh penontonnya adalah justru pesulap yang tidak memberitahukan rahasia pertunjukannya, semakin penasaran penonton dalam setiap menyaksikan pertunjukan sulap yang dibawakan oleh seorang pesulap, semakin menimbulkan minat untuk selalu dan selalu memperhatiakan dan menantikan setiap aksi sang pesulap.

Ada kata kelakar yang sering diucapkan oleh beberapa pesulap untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan penontonnya akan rahasia dibalik pertunjukan sulapnya, yaiti kata S U L A P = SULAP atau M A G I C = MAGIC, selanjutnya si pesulap membiarkan penontonnya tersenyum agak pahit di bibirnya....

Percayalah, selama pesulap rapih dalam menyimpan segala rahasia sulapnya dari penontonnya, maka semakin erat dia mengikat penontonnya....

Tugas utama pesulap yang mengambil ilmu sulap sebagi pertunjukan adalah menghibur dan biarkan penontonnya terhibur dengan pertunjukan yang ditontonnya dan biarkan penonton membawa kesan apa pun yang dilihatnya dalam tontonan itu...

Selanjutnya, apa bila penonton itu benar-benar penasaran dia akan datang ke toko buku atau perpustakaan untuk membaca atau membeli buku tentang rahasia sulap yang membuatnya penasaran atau dia datang ke toko sulap untuk membeli alat sulap yang diinginkannya atau dia akan mencari pesulap yang membuka kursus sulap untuk mengikuti kelas kursus yang diselenggarakannya... Dengan cara itu penonton sulap akan dapat memenuhi dahaganya akan rahasia di balik pertunjukan sulap, dengan cara ini penonton sulap akan paham akan segala hal ihwal tentang persulapan... Mungkin kita (mungkin juga semua pesulap yang ada) juga dulu seperti itu, kita adalah mantan penonton sulap yang penasaran dan mengambil langkah untuk mencari dan mencari segala hal tentang kepenasaran kita terhadap ilmu sulap...

On Tuesday, 19 May 2009 0 comments




“Magic Is Attitude”
What Is Attitude..?

Dalam beberapa seminar, banyak peserta menanyakan  tentang kunci–kunci utama untuk mencapai kesuksesan. Setelah memikirkanya secara mendalam, membaca ratusan buku motivasi, melihat dan mempelajari kehidupan orang-orang sukses. Ada beberapa kata yang merefleksikan kunci–kunci utama menuju sukses, dan kata yang pertama adalah LUCK (Nasib). Unsur ini paling sering diucapkan orang sebagai jalan pintas (Short cut) mencapai sukses. Apakah anda setuju jika LUCK merupakan factor yang paling menentukan keberhasilan seseorang ? marilah kita sedikit bermain dengan huruf abjad.

Cobalah tulis di selembar kertas urutan abjad mulai dari A hingga Z. kemudian, Anda tuliskan angka yang merepresentasikan nilai dari masing–masing abjad. misalnya, A=1; B = 2; C = 3; …..Z = 26. nah sekarang, untuk kata LUCK jumlahkanlah nilai dari masing–masing hurufnya. sekarang kita beralih ke kata kedua yang merupakan kunci mencapai kesuksesan, yaitu KNOWLEDGE (pengetahuan). Apakah Anda setuju bahwa faktor ini merupakan faktor paling menentukan keberhasilan seseorang. Kata selanjutnya adalah kata yang paling sering ditekankan oleh para orang tua dalam menasehati anak–anaknya untuk mencapai kesuksesan, dan kata tersebut adalah HARDWORK (Kerja keras). seseorang tentu bisa mencapai kesuksesan jika ia mau bekerja keras. Apakah Anda setuju bahwa faktor ini merupakan faktor yang terpenting menuju sukses.

Sekarang bandingkan jawaban Anda dengan kata ATTITUDE (sikap). Menurut saya, attitude merupakan pondasi terpenting yang menentukan tingkat keberhasilan seseorang. Sekarang, hitunglah nilai dari ATTITUDE. berapa anda dapat ? Tepat sekali ! 100% Artinya, attitude memang merupakan faktor terpenting dalam mencapai kesuksesan seseorang. Ini memang sebuah permainan kecil berupa huruf–huruf abjad, tetapi dalam kehidupan ini, kenyataannya, keberuntungan, nasib, kepandaian, pengetahuan, dan kerja keras tidak sebanding dengan pentingnya attitude sebagai the magic word ! fondasi kesuksesan, dengan demikian, sangat ditentukan oleh attitude.

Pernahkah Anda memikirkan mengapa seseorang, suatu organisasi, suatu perusahaan bahkan suatu Negara jauh lebih sukses dibandingkan yang lainnya ? Apa yang jadi faktor paling utama dan pertama dalam membedakan hal ini ? Jawabnya adalah attitude! Ini bukanlah suatu rahasia. Denga attitude yang positif, Anda akan lebih mudah mencapai keberhasilan.

Saya yakin, setelah membaca beberapa kalimat tadi, Anda mendapatkan gambaran yang semakin jelas tentang definisi attitude sebagai "cara pandang seseorang dalam melihat suatu keadaan". Ada pula yang mendefenisikan attitude sebagai "sikap hidup seseorang". Apa pun definisi anda tentang attitude, sesungguhnya ia merupakan "jendela"Anda terhadap Dunia luar. Sebagaimana yang dikatakan oleh jeff keller ,"Attitude is your window to the word" (attitude adalah jendela Anda terhadap dunia). Dalam kehidupan, kita harus bertanggung jawab terhadap "jendela" yang kita miliki. "jendela" tersebut bisa bersih, tetapi bisa juga berdebu, kotor, bahkan berlumpur. Anda sendiri yang bertanggung jawab terhadap "jendela" Anda . "jendela" yang kotor disebabkan karena pemiliknya selalu mendominasi hidupnya dengan attitude yang negatif sehingga tidak mampu melihat setiap persoalan dengan jernih. Dalam hidup ini, Anda dapat memilih untuk mendominasi hidup anda dengan positive attitude atau dengan negative attitude. It's your choise!

Jika ditilik dari sudut pandang attitude, kita mungkin dapat menjawab pertanyaan besar dalam hidup ini tentang begitu banyak ironi dalam kehidupan. Sebagai contoh, kita pernah melihat seorang yang dilahirkan dengan cacat pada tubuhnya, atau dilahirkan dari keluarga yang sangat miskin, atau seorang yang tidak dibekali ilmu pengetahuaan yang cukup bahkan dituding memiliki "IQ jongkok", tetapi justru di dalam perjalanan hidupnya ia mampu menjadi orang yang terkenal dan sukses. Di sisi lain, ada juga orang–orang yang di lahir kan dari keluarga yang mampu, diberikan sekolah yang tinggi bahkan menjadi murid yang pintar pada saat sekolah, memiliki tubuh sempurna, tetapi dalam perjalanan hidupnya justru malah menjadi pecundang atau justru menjadi sampah masyarakat.

Bagaimana fenomena ini bisa terjadi ? jawabannya terletak dari dua kata, yaitu CAN (kemampuan) dan WILL (kemauan). banyak orang yang mempunyai kemampuan untuk mewujudkan sesuatu, tetapi tidak mempunyai kemauan karena sikap yang negatif. Seorang anak muda yang baru lulus dari program S2-nya, ketika terjun di bidang sales diminta untuk melakukan prospecting door-to-door. Secara kemampuan, ia adalah seorang yang mampu dalam kapasitasnya meyakinkan pelanggan. Namun, karena sikapnya yang merendahkan pekerjaan tersebut, ia tidak mau melakukannya dan tidak berhasil mendapatkan penjualan. Sebaiknya, seorang sales yang tidak memiliki kemampuan tetapi memiliki kemauan besar malah mampu melaksanakan tugas tersebut tanpa beban dan berhasil. Memang benar kemauan besar dapat mengalahkan kemampuan yang besar. Berhati–hatilah terhadap pilihan sikap Anda setiap hari.

Beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai Attitude (sikap) para pesulap (pekerja misteri) atau para pencinta, pemerhati seni sulap.

1. Magician Never Tell The Secret.
Seorang pesulap tidak pernah memberitahukan rahasia. jagalah rahasia trik anda dengan ketat dan jangan memberitahukan kepada siapapun. Seorang pesulap yang benar-benar menghargai trik sulap , akan mampu melestarikan rahasia trik tersebut ! Jika suatu trik sulap terbongkar , maka misteri di balik trik sulap tersebut akan hilang !Ingat...Sulap yang berharga adalah rahasianya. Berusahalah Untuk Menjaga Rahasia Jika berniat membuka rahasia permainan sulap, pikirkan dulu seribu kali. Akankah rahasia yang dibuka memberi manfaat positif bagi diri kita maupun orang lain? Apakah benar-benar harus membuka trik sulap yang dimainkan?

Mari bedakan antara membocorkan (membuka) trik (rahasia) sulap dengan menularkan (mengajarkan) ilmu sulap....

Pada dasarnya memberi tahu rahasia sulap sah-sah saja, sudah banyak buku tentang rahasia sulap, coba buka internet, hampir ribuan (situs, blog, account FB -baik perorangan atau group-) yang secara gamblang memberitahukan (membongkar) rahasia sulap, masuklah ke pusat-pusat perbelanjaan di Jakarta, nyaris di setiap pusat perbelanjaan itu terdapat toko sulap (bahkan kadang lebih dari 1 toko sulap, baik toko permanen atau yang hanya sekedar membuka counter tidak tetap) yang hanya dengan beberapa puluh ribu rupiah saja kita sudah dapat membeli alat sulap plus diajarkan cara memainkan alat sulap itu. namun akan lebih bijaksana apa bila saat kita membuka rahasia sulap (membongkar trik) di dasari motive atau alasan yang sangat kuat mengapa rahasia itu di buka...

Mask Magician (pesulap bertopeng) dengan alasan sosialisasi dan menyemarakan persulapan membuka rahasia sulap tingkat tinggi dalam program televisi yang dapat ditonton siapa saja, namun coba perhatikan setiap kali mask magician membuka rahasia sulap selalu di ikuti pesan dan nasehat terselubung tentang etika sulap dan pesulap...

Sedikit catatan kecil, jika kita ingin membuka rahasia sulap akan lebih baik apa bila sampaikan juga pemahaman tentang etika dan kode etik sulap dan persulapan....

"SAMPIKANLAH ILMU DENGAN BIJAKSANA" karena ilmu itu seperti mata pisau, pisau dapat digunakan untuk membantu mempermudah pekerjaan kita, namun pisau dapat juga digunakan untuk kejahatan (menodong bahkan membunuh) apa kita akan salahkan pisaunya apa bila pisau itu digunakan untuk kejahatan ? maka ajarkanlah cara menggunakan pisau yang baik dan benar dan bahayanya apa bila pisau itu disalahgunakan pungsinya... Apabila di gunakan untuk kebaikan maka baiklah ilmu itu, namun apa bila digunakan untuk keburukan maka buruklah ilmu itu walau ilmu itu sama dari sumber yang sama pula...

2. Never Play Twice.
Tidak menggulang trik yang sama dua kali untuk orang yang sama. Walaupun mereka terus mendesak. Jangan tergoda bila mereka berkata "ah, saya gak percaya, coba ulang lagi saya lihat!". Kalau perlu anda mainkan trik yang lain bila anda kebetulan menguasai beberapa trik. Jangan memenuhi permintan audience jika mereka menginginkan anda untuk mengulang trik yang baru saja anda mainkan ! Sebab sesungguhnya , mereka bukan ingin melihat kepiawaian anda dalam bermain sulap, melainkan mereka hanya ingin mengetahui triknya saja !

3. Train Hard.
Sebelum mempertunjukkan trik anda. ingat untuk latih, latih dan latih. Berlatihlah dengan teman anda sesama pesulap, berlatihlah didepan cermin. sampai anda benar-benar menguasai dan terlihat menakjubkan. dengan demikian baru boleh anda tampilkan. Sebab , jika anda tidak berlatih terlebih dahulu , maka , sama saja anda membuka rahasia trik sulap tersebut !

4. Respect Other and Support Each Other.
Bila kebetulan anda dan teman-teman sedang berkumpul dan seseorang atau mungkin seorang teman anda datang memainkan sebuah trik. Jangan mencoba membongkar triknya didepan umum sekalipun anda tahu rahasianya. Salinglah menghargai sesama pesulap. Menghargai sesama pesulap. Memberi aplaus kepada pesulap lain yang sedang mempertunjukan tricknya, dan tidak saling menjelekkan. Saling membantu sesama pesulap, apalagi untuk pemula. Hargailah Para Pekerja Misteri. Bagaimanapun, para pekerja misteri telah memberikan hiburan alternatif bagi kita. Para pesulap, trickmaster, maupun orang-orang yang bergerak di belakangnya telah melakukan pengorbanan yang tidak sedikit. Jika kita tidak mampu mengapresiasi mereka, lebih baik diam. Pikirkan seribu kali jika ingin melontarkan hinaan pada para pekerja misteri. Apakah kita lebih baik dari mereka? Apakah kita bisa menampilkan pertunjukan sulap yang lebih berkualitas dari mereka? Apakah kita telah melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat dari para pekerja misteri tersebut?

5. Self Control.
Mengontrol Diri tidak hanya dalam melakukan pertunjukan sulap, namun juga dalam berkata-kata, berkomentar, dan berpendapat. Jika kita merasa sebagai seorang pesulap atau pecinta sulap, kontrol setiap kata yang terucap dari mulut saat berkomentar tentang pertunjukan sulap, rahasia sulap, atau pesulap lainnya. Berikanlah pujian atau aplaus bila merasa senang atau terhibur. Jangan segan pula untuk memberikan kritik jika menemukan suatu hal yang kurang berkenan di hati. Satu hal yang harus diingat dalam memberikan kritik : Pastikan bahwa kritik benar-benar membangun, bukan sekadar luapan emosi sesaat yang diikuti dengan banyak kata-kata hinaan. Jika ingin mengontrol pikiran orang lain, kita harus bisa mengontrol diri kita terlebih dahulu.

6. Not For Sex Or Criminal.
Tetaplah jaga image anda. Sulap adalah untuk menghibur. Membuat orang terkagum. Jangan gunakan sulap untuk kepentingan lain. Untuk menggoda wanita atau pelecehan. Banyak pesulap kenamaan seperti itu, sengaja bermain sulap didepan wanita cantik demi untuk memegang tangan, pundak, itu adalah pelecehan. Bila harus bersentuhan usahakan sejenis, bila tidak ada, lakukan dengan profesional. Anda adalah penghibur sejati. Sebab banyak orang suka pada keajaiban. sekali lagi sulap bukan untuk pelecehan seksual. Jangan juga mencuri bila anda menguasai teknik steal atau hipnosis. Gunakan Ilmu Sulap yang Dipelajari Untuk Kebaikan, ini adalah landasan dasar dari setiap ilmu yang kita pelajari. Gunakanlah ilmu sulap yang kita pelajari untuk menghibur orang, bukan untuk merusak sebuah show atau menghancurkan nama baik pesulap lainnya. Ingat, mengetahui sebuah trik sulap tidak berarti membuat anda mampu menampilkan sulap tersebut di atas panggung. Seorang yang mampu menampilkan satu pertunjukan sulap yang berkualitas jauh lebih baik dibandingkan orang yang membongkar seribu rahasia sulap.

7. Be Responsible, Please...
Bertanggung jawablah pada setiap trik yang dimainkan, setiap aksi panggung yang dilakukan, serta setiap kata yang diucapkan. Pelajari dengan cermat plus-minus serta risiko (fisik maupun non-fisik) yang akan kita dapatkan ketika memainkan sebuah trik. Lakukan secermat mungkin, sehingga tidak ada penonton yang merasa dibodohi, disakiti hatinya, ataupun merasa terhina oleh pertunjukan sulap kita. Ingat, tujuan menampilkan sebuah pertunjukan sulap adalah untuk menghibur audiens, bukan untuk menunjukkan bahwa diri kita yang paling hebat.

8. Quit Quickly.
Kebetulan saat anda menunjukkan trik sulap anda, ada seorang yang selalu mengatakan hal-hal yang menjengkelkan, hal semacam dia tahu rahasianya, sesuatu yang akan meruntuhkan magnet kekaguman anda. Segera sudahi permainan anda. Percayalah banyak orang seperti ini... Bagi para Magician yang pernah merasa terbongkar triknya, terhina, ataupun sakit hati... Berbahagialah, para pekerja misteri, yang pernah dihina, dibongkar triknya, dan disakiti hatinya dengan berbagai komentar yang tidak mengenakkan. Itu artinya anda telah menjadi "sesuatu" di mata orang lain. Makin tinggi pohon, makin kencang angin yang menerpanya. Jika anda adalah seseorang yang puas hanya berdiam diri di rumah tanpa mencoba berkreasi, tak akan ada orang lain yang mau bersusah-payah menjatuhkan anda.

Semua pesulap besar pernah mengalami hal ini. Mulai dari Harry Houdini, David Copperfield, David Blaine, Deddy Corbuzier, Romi Rafael, Joe Sandy. Kuncinya hanya satu : TETAP BERKARYA. Terbukti, magician-magician yang disebutkan tadi hingga kini tetap eksis, bahkan melegenda. Tapi apa yang terjadi dengan orang-orang yang merendahkan, menghina, dan menjelek-jelekkan? Tak satupun yang terdengar gaungnya...

Intinya, jika memang ingin menjadi pekerja misteri ataupun hanya sekadar penikmat sulap; gunakanlah akal dan hati nurani dalam setiap hal yang akan dilakukan. Jangan pernah melakukan hal-hal yang bertentangan dengan akal dan hati nurani.

Catatan kecil :
Mengetahui dan memahami rahasia sulap bukanlah segala-galanya dalam mempelajari ilmu sulap, mempelajari rahasia sulap baru 5 % dari ilmu sulap itu sendiri yang 95 % adalah ilmu tentang mempertunjukan sulap sebagai hiburan (make to performance), setelah dapat membawakan sulap sebagai hiburan, pesulap yang ingin menjadikan sulap sebagai profesi dituntut pula memahami cara menjual (me-management) keahliannya kepada khalayak ramai (public) sehingga sulap bukan hanya dihidupi namun bisa pula menghidupi pesulap...

On Thursday, 14 May 2009 0 comments




Mentalism adalah salah satu seni dengan berbagai kompleksitas di dalamnya. Seorang mentalist yang sangat menguasai bidangnya tidak hanya mampu menggunakan ilmunya untuk menghibur audiens, namun mentalism dapat pula dijadikan metode atau cara menyelesikan masalahnya.

1. Control yourself...

Seorang mentalis sejati memang harus mampu mengontrol pikiran, hati, dan lidahnya sebelum ia belajar memanipulasi dan membaca pikiran orang lain. Jika seorang mentalis belum bisa mengenali dan mengendalikan diri sendiri, jangan harap mampu menguasai pikiran orang lain.
Yang pertama dilakukan adalah menjawab masalah yang dihadapi selogis mungkin. menghadapi semua masalah itu dengan kepala dingin. Argumen-argumen yang keluarkan sangat logis dan santun, sangat jauh dari kesan berapi-api atau emosional.

2. Use your brain

Jika sudah bisa menguasai diri sendiri, maka bisa mengoptimalkan otak dan akal sehat untuk menyelesaikan masalah. Di saat berbagai tekanan menghimpit, seorang mentalis mungkin akan menutup mata, telinga, hidung, dan indra perasanya; namun, ia tak akan pernah membiarkan otaknya berhenti bekerja. Itulah yang mengakibatkan seorang Mentalis tetap bisa melakukan berbagai aktivitas magic (contoh : mengendarai kendaraan, menyelamatkan korban, berlomba dengan waktu, dan sebagainya) walaupun matanya ditutup oleh blindfold.

3. Being a gentleman

Ketika menyadari bahwa telah melakukan suatu kesalahan ataupun membuat orang lain terluka, jangan pernah ragu untuk meminta maaf. Ketika meminta maaf, sebenarnya telah satu langkah lebih dekat untuk menyelesaikan masalah. Masalah akan terasa jauh lebih ringan, beban berat terangkat, dan segala kekusutan akan terurai. Jangan pernah ragu untuk meminta ataupun memberi maaf.

4. Konsisten

Saat sedang mengejar mimpi dan tiba-tiba menemui sebuah rintangan, apa yang akan dilakukan? Apakah akan berbalik mundur dan bersembunyi di sebuah lubang ? Maka, jika memiliki sebuah mimpi, jangan pernah berhenti untuk menggapai mimpi itu. Tetap konsisten untuk memperjuangkan mimpi, dan jangan pernah gentar untuk menghadapi rintangan seberat apapun.

Tujuan saya menulis artikel ini adalah untuk menunjukkan bahwa mentalism bukan hanya sebuah hiburan, namun juga suatu metode yang dapat digunakan untuk menghadapi kehidupan. Jadi, jika merasa seorang mentalis sejati, selesaikan setiap permasalahan yang dihadapi dengan jalan pikiran seorang mentalis.

“Solve every single problem in a cool way, in the way of magic!”

On 0 comments

1. Gunakan Ilmu Sulap yang Dipelajari Untuk Kebaikan

Ini adalah landasan dasar dari setiap ilmu yang kita pelajari. Gunakanlah ilmu sulap yang kita pelajari untuk menghibur orang, bukan untuk merusak sebuah show atau menghancurkan nama baik pesulap lainnya. Ingat, mengetahui sebuah trik sulap tidak berarti membuat anda mampu menampilkan sulap tersebut di atas panggung. Seorang yang mampu menampilkan satu pertunjukan sulap yang berkualitas jauh lebih baik dibandingkan orang yang membongkar seribu rahasia sulap.

2. Be Responsible, Please...

Bertanggung jawablah pada setiap trik yang mainkan, setiap aksi panggung yang dilakukan, serta setiap kata yang diucapkan. Pelajari dengan cermat plus-minus serta risiko (fisik maupun non-fisik) yang akan kita dapatkan ketika memainkan sebuah trik. Lakukan secermat mungkin, sehingga tidak ada penonton yang merasa dibodohi, disakiti hatinya, ataupun merasa terhina oleh pertunjukan sulap kita. Ingat, tujuan menampilkan sebuah pertunjukan sulap adalah untuk menghibur audiens, bukan untuk menunjukkan bahwa diri kita yang paling hebat.

3. Berusahalah Untuk Menjaga Rahasia

Jika berniat membuka rahasia permainan sulap, pikirkan dulu seribu kali. Akankah rahasia yang dibuka memberi manfaat positif bagi diri kita maupun orang lain? Apakah benar-benar harus membuka trik sulap yang dimainkan?

4. Kontrol Diri

Tidak hanya dalam melakukan pertunjukan sulap, namun juga dalam berkata-kata, berkomentar, dan berpendapat. Jika kita merasa sebagai seorang pesulap atau pecinta sulap, kontrol setiap kata yang terucap dari mulut saat berkomentar tentang pertunjukan sulap, rahasia sulap, atau pesulap lainnya. Berikanlah pujian atau aplaus bila merasa senang atau terhibur. Jangan segan pula untuk memberikan kritik jika menemukan suatu hal yang kurang berkenan di hati. Satu hal yang harus diingat dalam memberikan kritik : Pastikan bahwa kritik benar-benar membangun, bukan sekadar luapan emosi sesaat yang diikuti dengan banyak kata-kata hinaan. Jika ingin mengontrol pikiran orang lain, kita harus bisa mengontrol diri kita terlebih dahulu.

5. Hargailah Para Pekerja Misteri

Bagaimanapun, para pekerja misteri telah memberikan hiburan alternatif bagi kita. Para pesulap, trickmaster, maupun orang-orang yang bergerak di belakangnya telah melakukan pengorbanan yang tidak sedikit. Jika kita tidak mampu mengapresiasi mereka, lebih baik diam. Pikirkan seribu kali jika ingin melontarkan hinaan pada para pekerja misteri. Apakah kita lebih baik dari mereka? Apakah kita bisa menampilkan pertunjukan slap yang lebih berkualitas dari mereka? Apakah kita telah melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat dari para pekerja misteri tersebut?

6. Bagi para Magician yang pernah merasa terbongkar triknya, terhina, ataupun sakit hati......

Berbahagialah, para pekerja misteri, yang pernah dihina, dibongkar triknya, dan disakiti hatinya dengan berbagai komentar yang tidak mengenakkan. Itu artinya anda telah menjadi "sesuatu" di mata orang lain. Makin tinggi pohon, makin kencang angin yang menerpanya. Jika anda adalah seseorang yang puas hanya berdiam diri di rumah tanpa mencoba berkreasi, tak akan ada orang lain yang mau bersusah-payah menjatuhkan anda.

Semua pesulap besar pernah mengalami hal ini. Mulai dari Harry Houdini, David Copperfield, David Blaine, Deddy Corbuzier, Romi Rafael, Joe Sandy. Kuncinya hanya satu : TETAP BERKARYA. Terbukti, magician-magician yang disebutkan tadi hingga kini tetap eksis, bahkan melegenda. Tapi apa yang terjadi dengan orang-orang yang merendahkan, menghina, dan menjelek-jelekkan? Tak satupun yang terdengar gaungnya...

Intinya, jika memang ingin menjadi pekerja misteri ataupun hanya sekadar penikmat sulap; gunakanlah akal dan hati nurani dalam setiap hal yang akan dilakukan. Jangan pernah melakukan hal-hal yang bertentangan dengan akal dan hati nurani.

On Sunday, 5 April 2009 0 comments

Dalam mempertunjukan sulap, alur pertunjukan pada dasarnya dibagi 3 babak atau tahapan utama yang terdiri dari :
1. Pertama babak atau tahapan PLEDGE – Pesulap akan menampilkan hal yang biasa dengan menampilkan obyek seperti kartu, koin, binatang, atau manusia bahkan pesulap meminta kepada penontonnya untuk memeriksa obyek tersebut agar terlihat nyata dan normal.
2. Kemudian babak atau tahapan TURN - Pesulap menggunakan sesuatu dan membuat hal yang biasa menjadi luar biasa. Penonton akan mencari-cari dan menerka-nerka rahasianya, tetapi mereka tidak akan menemukan rahasia tersebut, tentu saja karena mereka tidak sungguh-sungguh ingin tahu atau mereka tidak ingin berusaha tahu, mereka hanya ingin dibodohi.
3. Dan babak atau tahap ketiga adalah tahap PRESTIGE - Pesulap wajib mengembalikan hal yang luar biasa menjadi biasa kembali, yang dihilangkan atau dimusnakan wajib dikembalikan lagi.

Sulap dapat digunakan untuk menghibur, mengajar, membuat kagum, bahkan menipu. Para penjual obat di kaki lima sering menggunakan sulap untuk menarik perhatian penonton. Beberapa trik sulap kadang dipakai untuk menaikkan pamor atau menipu oleh dukun atau paranormal palsu. Hal yang terakhir ini tentu saja bukan merupakan penggunaan yang baik dari seni sulap.

Sulap akan tampak mengherankan atau mengagumkan selama kerahasiaannya masih terjaga dengan baik. Dan setiap pesulap dituntut untuk selalu memegang teguh kode etiknya, yaitu: harus berlatih dan benar-benar menguasai permainannya dengan sempurna sebelum tampil dan harus selalu menjaga kerahasiaan permainan dan triknya.


secret is the magic

On Saturday, 4 April 2009 0 comments




Mempelajari trik (rahasia) sulap baru mempelajari 5% dari ilmu sulap, 95%-nya lagi pesulap harus mempelajari ilmu cara mempertunjukan sulap. Setiap pertunjukan sulap harus dapat membuat heran penontonnya akan rahasia dibalik penyajiannya. Sulap merupakan suatu gabungan dari berbagai seni yang ada, misalnya seni tari, seni musik, seni rupa, dll dan merupakan penerapan dari gabungan berbagai disiplin ilmu yang ada. Misalnya ilmu fisika, ilmu biologi, ilmu kimia, ilmu psikologi, dan lain-lain. Seni Sulap bukanlah suatu keterampilan yang berbau klenik atau supranatural, karena setiap trik sulap dapat dijelaskan. Sulap semata-mata hanyalah permainan "kelihaian" tangan, manipulasi, hasil kerja dari suatu perlengkapan/ peralatan ataupun efek yang timbul dari suatu reaksi kimia dan yang telah dilatih sebaik mungkin oleh seorang pesulap sebelum dipertunjukkan kepada orang lain. Oleh sebab itu sulap dapat dipelajari oleh semua orang, asalkan orang tersebut mau berlatih pula dengan baik. Secara sederhana, hal-hal yang harus diperhatikan saat mempertunjukan sulap dapat dijabarkan sebagai berikut :




A. Pertama, harus berkomunikasi dengan penonton melalui mata. Ketika seseorang berbohong, biasanya ia tidak berani menatap mata anda, serta tampang tegang dan gelisah. Sedangkan seorang tukang sulap yang ulung bisa berkomunikasi dengan penonton melalui mata, dan kelihatan sangat santai.

B. Kedua, agar penonton tidak melihat perubahan yang terjadi. Pesulap bisa memanfaatkan kelemahan kita yang kadang kala tidak dapat memperhatikan perubahan drastis di lingkungan sekeliling. Karena Inattentional blindness atau sebuah fenomena di mana orang seolah-olah ’buta’ terhadap sesuatu yang berada di wilayah pandangannya dan jelas-jelas ia (mampu) melihatnya. ’Kebutaan’ ini disebabkan karena pada saat itu kita sedang tidak memperhatikan, atau perhatian kita sedang terpusat pada hal lain, sementara jangka perhatian kita terbatas.

C. Ketiga, memperlihatkan daya tarik wibawa yang luar biasa. Apabila pesulap menampilkan diri seolah-olah bisa sangat dipercaya, maka kecurigaan penonton ada kemungkinan bisa dihilangkan. Dan ketika kewaspadaan penonton menjadi kendur, perhatian mereka sangat mudah dikendalikan.

D. Keempat, pertunjukan berjalan lancar dan wajar. Dalam pertunjukan sulap yang membuat koin lenyap, tukang sulap harus kelihatan benar-benar sangat terkejut ketika koin lenyap untuk mengurangi rasa curiga penonton. Oleh karena itu, pesulap harus pula seorang aktor yang baik.




Dan bagi para pesulap, Anda sebaiknya tidak melakukan apa yang diuraikan dibawah ini agar bisa memberi kesan gaya tubuh yang lebih terpercaya saat sedang mempertunjukan keahliannya !
1. Ke atas dan ke kiri
Jangan sesekali menggerakan mata ke kanan atau kekiri tanpa fokus yang jelas karena apa bila seseorang sedang berbohong dan menggerakan matanya ke kanan, orang itu sedang berusaha mengingat-ingat kejadian. Tapi jika si pembohong melihat ke atas lalu ke kiri, orang itu sedang mengarang jawaban yang pas.
2. Bermain hidung dan telinga
Sudah jelas, anda tidak punya alergi apa-apa. Tapi anda terus-menerus memainkan telinga dan hidung. Mungkin anda sedang alergi bohong! Saat sedang berbohong, darah akan mengalir lebih banyak pada wajah, membuat hidung dan telinga terasa lebih hangat dan menjadi gatal.
3. Geser ke kiri, geser ke kanan
Mungkin anda hanya sekadar gugup saat menggeser-geser kursi atau mengetukkan jemari atau melakukan gerakan secara ragu tanpa arah yang pasti. Penonton akan curiga, bisa saja kegugupan ini terjadi karena anda sedang berbohong.
4. Tutup mulut!
Saat seseorang sedang berusaha menghalau kebenaran keluar dari mulut, secara tak sadar ia akan menghalangi mulutnya dengan tangan. Selain itu, anda mungkin akan menjilat bibirnya sendiri dan berusaha mengalihkan pandangan dari penonton, ke bawah dan ke kanan.

Apa pun yang anda lakukan di atas pentas, anda haruslah secara sempurna menghibur penonton anda tanpa harus penonton anda merasa dibohongi dengan permainan sulap anda yang sebenarnya hanyalah tipuan belaka.

Perlu di ingat sekali lagi yang menjadi andalan utama seorang pesulap sejati pada dasarnya hanyalah gerakan tangan, tubuh, dan kata-katanya. Juga pengetahuan akan mata dan pikiran manusia yang tidak sempurna, bukan sihir atau ilmu gaib yang perlu bantuan mahluk halus atau semacamnya.

“Make to belief...”

On Friday, 3 April 2009 0 comments

Dari kelompok besar tersebut, seni sulap dapat dibagi lagi kedalam beberapa sub kategori, seperti :
1. Sleight of hand. Permainan yang mengandalkan kecepatan tangan pesulap untuk menghilangkan dan memunculkan suatu benda;
2. Tricks. Permainan dengan mengandalkan peralatan sulap untuk menghilangkan, memindahkan, memunculkan, mengubah dan sebagainya suatu benda.
3. Illusion. Kemahiran menggunakan peralatan ilusi untuk membuat sesuatu yang mustahil seolah-olah benar terjadi.
4. Mentalism. Kemahiran yang merupakan kekuatan spesial untuk dapat memprediksi, menemukan, mengubah, menggerakkan, dll, suatu benda, sering kali berdasarkan prinsip matematika, fisika, kimia, psikologis dan dapat dijelaskan secara logis.
5. Escapetology. Kemahiran membebaskan diri dari berbagai ikatan dan belenggu pada berbagai keadaan selama waktu tertentu.
6. Cardician. Kemahiran memainkan kartu untuk dapat menemukan kartu yang dipilih, menghilangkan kartu, mengubah kartu, dll.
7. Bizarre. Kemahiran menggunakan cerita dan kata-kata untuk menyentuh perasaan penonton secara mendalam. Acapkali menggunakan peralatan2 yang berkaitan dengan hal2 mistis, alam roh dan alam gaib.
8. Pick Pocket. Kemahiran "memindahkan" barang yang dimiliki atau dipakai orang lain, tetapi hanya sebagai hiburan dan tidak bermaksud mencuri.
9. Balloon Twisting. Kemahiran meniup dan menekuk balon untuk dibentuk menjadi berbagai macam benda seperti binatang, bunga, topi dll.
10. Ventriloquism. Kemahiran ini lebih dikenal dengan "sulap suara" atau "suara perut", yang menimbulkan kesan boneka/benda dapat hidup dan berbicara.


11. Extreme. Kemampuan Sulap Dengan Mengandalkan Otot/Ekstrem.




Sulap dapat digunakan untuk menghibur, mengajar, membuat kagum, bahkan menipu. Para penjual obat di kaki lima sering menggunakan sulap untuk menarik perhatian penonton. Beberapa trik sulap kadang dipakai untuk menaikkan pamor atau menipu oleh dukun atau paranormal palsu. Hal yang terakhir ini tentu saja bukan merupakan penggunaan yang baik dari seni sulap.

Sulap akan tampak mengherankan atau mengagumkan selama kerahasiaannya masih terjaga dengan baik. Dan setiap pesulap dituntut untuk selalu memegang teguh kode etiknya, yaitu: harus berlatih dan benar-benar menguasai permainannya dengan sempurna sebelum tampil dan harus selalu menjaga kerahasiaan permainan dan triknya.