APA ITU HIPNOTIS ??
Hipnotis
Hipnosis/hipnotis (Bahasa Inggris: hypnosis) adalah proses psikologis alami yang “melompati” proses berpikir kritis dan membentuk satu jenis pikiran dan persepsi tertentu.
Teori Hipnosis
Beberapa teori hipnosis berusaha mendeskripsikan gejala ini dalam kaitannya dengan aktivitas otak sedangkan beberapa teori lainnya lebih berfokus pada pengalaman fenomenologisnya. Terdapat perbedaan fundamental dalam teori hipnosis, yaitu antara “keadaan” (state) dan “non-keadaan” (non-state). Penganut teori “keadaan” meyakini bahwa keadaan kesadaran yang berubah adalah bagian pokok dari hipnosis, sementara penganut teori “non-keadaan” percaya bahwa proses psikologis biasa, seperti perhatian terpusat dan pengharapan, sudah cukup untuk menerangkan gejala ini. Definisi yang tepat dari apa yang merupakan keadaan kesadaran yang berubah masih menjadi bahan perdebatan. Meskipun banyak orang yang dihipnosis mendeskripsikan pengalaman mereka sebagai “berubah”, sulit untuk menggunakan istilah ini tanpa ada definisi yang jelas terlebih dahulu.
Teori Keadaan Alfa dan Theta
Melalui data yang dikumpulkan dari Electroencephalography (EEG), diidentifikasikan dari impuls elektrik yang dipancarkan oleh otak ada empat macam frekuensi pola gelombang otak yang pokok. Keadaan Beta (waspada/bekerja) didefinisikan sebagai 14-32 putaran per detik / cycles per second (CPS), keadaan Alfa (santai/relax) sebagai 7-14 CPS, keadaan Theta (mengantuk) sebagai 4-7 CPS, dan keadaan Delta (tidur/bermimpi/tidur pulas) kira-kira 3-5 CPS.
Satu definisi fisiologis dari keadaan hipnotis adalah bahwa tingkat gelombang otak yang diperlukan untuk mengatasi masalah seperti berhenti merokok, penanganan masalah berat badan, pengurangan fobia, peningkatan kemampuan olah raga, dll adalah keadaan alfa. Keadaan alfa pada umumnya diasosiasikan dengan menutup mata, relaksasi, dan melamun.
Definisi fisiologis lain menyebutkan bahwa keadaan theta diperlukan untuk perubahan therapeutic (berhubungan dengan pengobatan). Keadaan theta dikaitkan dengan hipnosis untuk pembedahan, hipnoanestesia (penggunaan hipnosis untuk mematirasakan rasa sakit), dan hipnoanalgesia (penggunaan hipnosis untuk mengurangi kepekaan terhadap rasa sakit), di mana pembedahan lebih siap dilakukan dalam keadaan theta dan delta. Obat bius (anestetik), zat penenang dan hipnosis mengacaukan keselarasan syaraf, yang dianggap mendasari terjadinya gelombang theta, baik dalam manusia maupun binatang.
Konstruksionisme sosial / teori permainan peran
Teori ini beranggapan bahwa individu yang dihipnosis memainkan peran dan membiarkan penghipnosis menciptakan realitas untuk mereka.
Umumnya, selama proses hipnosis orang menjadi lebih reseptif (mudah menerima) sugesti, menyebabkan mereka berubah dalam cara merasakan, berpikir, dan berperilaku. Beberapa psikolog seperti Robert Baker mengklaim bahwa apa yang kita sebut dengan hipnosis sebenarnya adalah bentuk dari perilaku sosial yang dipelajari. Sementara psikolog seperti Sarbin dan Spanos beranggapan bahwa subjek bermain peran dengan pengharapan sosial yang kuat, subjek percaya bahwa mereka dalam keadaan terhipnosis, kemudian mereka berperilaku dengan cara yang mereka bayangkan bagaimana seorang yang dihipnosis akan berperilaku.
Saat ini marak tentang training hipnotis, yang biasanya diembel-embeli istilah NLP (Neuro Linguistic Programming), atau sebaliknya, seolah tak ada jenuhnya diiklankan di berbagai media cetak. Bila Anda simak hampir setiap hari ada saja koran atau majalah yang memuat iklan tentang seminar hipnotis dan NLP ini.
Beberapa sumber menyatakan mempelajari NLP mirip dengan mempelajari manual otak manusia. Kadang disebut sebagai people skill technology atau juga psychology of exellence. Prinsipnya adalah bagaimana mempelajari cara kerja otak agar seseorang bisa menjadi tuan dan bukan menjadi budaknya.
Sedangkan penggagas NLP–Richard Bandler yang pakar matematika dan programming komputer dan John Grinder yang profesor linguistik–merumuskan NLP sebagai the study of subjective experience. Keduanya mengembangkan dasar-dasar ilmu dan teknis penerapannya sejak tahun 1970-an.
Neuro merujuk pada otak atau pikiran dan bagaimana orang mengorganisasikan kehidupan mentalnya. Lingusitic tentang bahasa dan bagaimana orang menggunakannya dalam kehidupan. Sedangkan programming tentang urutan proses mental yang berpengaruh pada perilaku dalam mencapai tujuan dan bagaimana memodifikasinya.
Awalnya pencipta NLP mempelajari keahlian sejumlah pakar dan terapis yang amat sukses di bidangnya. Misalnya Fritz Perls (Gestalt Psychotherapist), Virginia Satir (terapis keluarga), Gregory Bateson (antropolog dan sibernetik) dan Milton Erickson (hipnoterapis).
Dalam perkembangannya NLP dipopulerkan oleh Anthony Robbins sehingga dikenal di Amerika Serikat dan seluruh dunia. Nama besar yang tercatat menggunakan NLP untuk meraih kesuksesannya adalah Bill Clinton, Andre Agassi, Lady Di, Nelson Mandela dan Robert Kiyosaki.
Singkat cerita dari dua tokoh pendiri itu selanjutnya berkembang sejumlah “aliran” besar NLP dengan modifikasi dan sebutannya. Sejak aliran Neuro Associative Conditioning (NAC) Anthony Robbins, New Code NLP dari Grinder, hingga pengembangan NLP ke arah DHE (Design Human Engineering) oleh Bandler yang menyebut alirannya sebagai Pure-NLP. Selain itu ada Michael Hall dan Bob Bodenhamer mengembangkan NLP menjadi Neuro Semantics (NS) atau Meta NLP. Yang terakhir ini biasanya digolongkan aliran akademis. Tokohnya akademis NLP lainnya adalah pendiri NLP University (NLPU) Robert Dilts. NLPU yang berkedudukan di California merupakan salah satu komunitas NLP terbesar dari ratusan komunitas yang ada di dunia.
Sedangkan dedengkot (pengembang) NLP jumlahnya hingga kini kurang dari 100 orang. Selain nama yang telah disebut ada Steve Andreas, Judith De-Lozier, Leslie-Cameron Bandler, Joseph O’Connors, John LaValle.
Sedangkan untuk orang Indonesia, seperti Tosan Lim, Stevanus dan Agus Sunaryo, adalah lulusan NLPU. Yang merupakan lulusan NAC (Robbins) adalah Tung Desem Waringin dan Ronald. Selain itu ada yang mengusung berbagai aliran seperti Wiwoho, Khrisnamurti dan Leksana.
Jadi model NLP itu intinya Anda belajar menguasai pengalaman subjektif sehingga menjadi efektif dalam melihat dunia. Pikiran juga lebih efektif karena Anda menjadi master atau tuan atasnya. Modelling itu meniru, mengambil esensi excellency atau keunggulan orang atau diri sendiri agar bisa direplikasi di waktu dan tempat berbeda. Esensi modelling adalah menduplikasi bakat dengan berbagai tools. Tools dalam NLP banyak sekali, salah satunya adalah hipnotis.
Tubuh manusia menurut kata orang seperti gunung es: 12% alam sadar, 88% alam bawah sadar. Karena tubuh itu dikelolanya pada alam bawah sadar itulah teknik hipnotis bisa dimanfaatkan secara optimal.
Dalam memahami hipnotis, harus disadari yang “sakti” bukanlah si penghipnotis. Yang “sakti” itu imajinasi orang-orang yang dihipnotis karena berhasil berkonsentrasi dan membayangkan. Hipnotis ini berbeda dengan hipnotis sihir yang ditowel atau ditepuk jadi hilang kesadaran (ilmu gendham). Yang dibicarakan di NLP adalah hipnotis yang merupakan kemampuan internal seseorang.
Ventriloquisme adalah teknik berbicara tanpa menggerakkan bibir. Berasal dari kata venter yang berarti perut, loqui yang berarti berbicara, dan ism yang berarti ilmu atau faham, ventriloquisme sering pula diartikan sebagai ilmu atau keterampilan berbicara dari perut.
Orang yang dapat menggunakan ventriloquisme disebut sebagai ventriloquis, yaitu seorang yang ahli berbicara atau bersuara sedemikian rupa sehingga seolah-olah berasal dari sesuatu atau orang lain atau bahkan bersuara dari tempat yang agak jauh. Dalam bahasa Indonesia dikenal juga sebagai ahli suara perut atau ahli sulap suara.
Seni ventriloquisme dapat digunakan antara lain untuk menghibur, mengajar, serta berpromosi. Pertunjukkan seorang ventriloquis digemari mulai dari anak-anak sampai dengan orang tua karena pada umumnya dibawakan dalam bentuk komedi.
Jenis
Ada 2 jenis Ventriloquisme yaitu:
1. Near Ventriloquism atau suara perut jarak dekat. Suara perut jarak dekat digunakan pada saat seorang ahli suara perut/sulap suara (ventriloquist) menggunakan keahliannya untuk membuat satu (atau lebih) boneka atau benda yang berada di dekatnya untuk dapat mengeluarkan suara atau bahkan berbicara.
2. Distant Ventriloquism atau suara perut jarak jauh. Suara perut jarak jauh digunakan pada saat seorang ahli suara perut/sulap suara (ventriloquist) menggunakan keahliannya untuk membuat suara yang seolah-olah berasal dari tempat yang jauh atau dari ruangan yang lain.
Perkembangan di Indonesia
Seni ini masuk ke Indonesia dibawa oleh orang-orang Belanda pada saat penjajahan Belanda. Mereka kemudian mengajarkannya kepada beberapa orang Indonesia. Salah satu diantaranya adalah Bapak Marijoen (dengan bonekanya Koko). Bapak Marijoen pada tahun 1980-an pernah mengarang sebuah buku yang membahas seni ventriloquisme.
Ventriloquist yang terkenal di Indonesia adalah Gatot Sunyoto (dengan Tongki). Ada satu yang mirip ventriloquist, ia adalah Ria Enes dengan bonekanya Susan (dikatakan mirip karena Ria enes lebih sering terlihat bergerak bibirnya pada saat Susan berbicara).
Seni ventriloquism belum berkembang pesat di Indonesia. Walaupun demikian ada beberapa orang ventriloquist yang senantiasa berupaya untuk menggunakan kemampuannya ini. Mereka tinggal di Jakarta, Bandung dan Surabaya. Kebanyakan dari mereka belajar secara otodidak. Beberapa ventriloquist yang terkenal di kota-kota tersebut antara lain adalah sebagai berikut:
- Jakarta : Anne Kartawijaya (dengan Apit) dan Ivonne (dengan Hayhay)
- Bandung : Mr. Robbin (dengan Charlie) dan Budi Ha Ha (dengan Chocho, Ditto serta Si Dola)
- Surabaya : Oom Dick dan Jerry Gogapasha dengan Pico (Burung Lucu)
Metafisika (Bahasa Yunani: μετά (meta) = "setelah atau di balik", φύσικα (phúsika) = "hal-hal di alam") adalah cabang filsafat yang mempelajari penjelasan asal atau hakekat objek (fisik) di dunia. Metafisika adalah studi keberadaan atau realitas. Metafisika mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti: Apakah sumber dari suatu realitas ? Apakah Tuhan ada ? Apa tempat manusia di dalam semesta ?
Cabang utama metafisika adalah ontologi, studi mengenai kategorisasi benda-benda di alam dan hubungan antara satu dan lainnya. Ahli metafisika juga berupaya memperjelas pemikiran-pemikiran manusia mengenai dunia, termasuk keberadaan, kebendaan, sifat, ruang, waktu, hubungan sebab akibat, dan kemungkinan.
Penggunaan istilah "metafisika" telah berkembang untuk merujuk pada "hal-hal yang di luar dunia fisik". Sebagai contoh, "Toko buku metafisika", bukanlah menjual buku mengenai ontologi, melainkan lebih kepada buku-buku mengenai ilmu gaib, pengobatan alternatif, dan hal-hal sejenisnya.
Beberapa Tafsiran Metafisika
Dalam menafsirkan hal ini, manusia mempunyai beberapa pendapat mengenai tafsiran metafisika. Tafsiran yang pertama yang dikemukakan oleh manusia terhadap alam ini adalah bahwa terdapat hal-hal gaib (supernatural)dan hal-hal tersebut bersifat lebih tinggi atau lebih kuasa dibandingkan dengan alam yang nyata. Pemikiran seperti ini disebut pemikiran supernaturalisme. Dari sini lahir tafsiran-tafsiran cabang misalnya animisme.
Selain paham di atas, ada juga paham yang disebut paham naturalisme. paham ini amat bertentangan dengan paham supernaturalisme. Paham naturalisme menganggap bahwa gejala-gejala alam tidak disebabkan oleh hal-hal yang bersifat gaib, melainkan karena kekuatan yang terdapat dalam itu sendiri,yang dapat dipelajari dan dapat diketahui. Orang-orang yang menganut paham naturalisme ini beranggapan seperti itu karena standar kebenaran yang mereka gunakan hanyalah logika akal semata, sehingga mereka mereka menolak keberadaan hal-hal yang bersifat gaib itu.
Dari paham naturalisme ini juga muncul paham materialisme yang menganggap bahwa alam semesta dan manusia berasal dari materi. Salah satu pencetusnya ialah Democritus (460-370 S.M).
Adapun bagi mereka yang mencoba mempelajari mengenai makhluk hidup. Timbul dua tafsiran yang masing saling bertentangan yakni paham mekanistik dan paham vitalistik.
Kaum mekanistik melihat gejala alam (termasuk makhluk hidup) hanya merupakan gejala kimia-fisika semata.
Sedangkan bagi kaum vitalistik hidup adalah sesuatu yang unik yang berbeda secara substansif dengan hanya sekedar gejala kimia-fisika semata.
Berbeda halnya dengan telaah mengenai akal dan pikiran, dalam hal ini ada dua tafsiran yang juga saling berbeda satu sama lain. Yakni paham monoistik dan dualistik. Sudah merupakan aksioma bahwa proses berpikir manusia menghasilkan pengetahuan tentang zat (objek) yang ditelaahnya. Dari sini aliran monoistik mempunyai pendapat yang tidak membedakan antara pikiran dan zat. Keduanya (pikiran dan zat) hanya berbeda dalam gejala disebabkan proses yang berlainan namun mempunyai subtansi yang sama.
Pendapat ini ditolak oleh kaum yang menganut paham dualistik. Dalam metafisika, penafsiran dualistik membedakan antara zat dan kesadaran (pikiran) yang bagi mereka berbeda secara substansif. Aliran ini berpendapat bahwa yang ditangkap oleh pikiran adalah bersifat mental. Maka yang bersifat nyata adalah pikiran, sebab dengan berpikirlah maka sesuatu itu lantas ada. Kemudian Metafisika di artikan pula sebagai kekuatan yang terletak pada kekuatan mental, akal pikiran, hati, jiwa serta semua fisik tubuh manusia, yang mana jika manusia bisa membangkitkan kinerja semua unsur tubuh mereka, maka mereka memiliki kekuatan yang sangat dahsyat.
Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Manusia,
Mental sehat manusia dipengaruhi oleh faktor internal dan external. Keduanya saling mempengaruhi dan dapat menyebabkan mental yang sakit sehingga bisa menyebabkan gangguan jiwa dan penyakit jiwa.
A. Faktor Internal
Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri seseorang seperti sifat, bakat, keturunan dan sebagainya. Contoh sifat yaitu seperti sifat jahat, baik, pemarah, dengki, iri, pemalu, pemberani, dan lain sebagainya. Contoh bakat yakni misalnya bakat melukis, bermain musik, menciptakan lagu, akting, dan lain-lain. Sedangkan aspek keturunan seperti turunan emosi, intelektualitas, potensi diri, dan sebagainya.
B. Faktor Eksternal
Faktor eksternal merupakan faktor yang berada di luar diri seseorang yang dapat mempengaruhi mental seseorang. Lingkungan eksternal yang paling dekat dengan seorang manusia adalah keluarga seperti orang tua, anak, istri, kakak, adik, kakek-nenek, dan masih banyak lagi lainnya.
Faktor luar lain yang berpengaruh yaitu seperti hukum, politik, sosial budaya, agama, pemerintah, pendidikan, pekerjaan, masyarakat, dan sebagainya. Faktor eksternal yang baik dapat menjaga mental seseorang, namun faktor external yang buruk atau tidak baik dapat berpotensi menimbulkan mental tidak sehat.
10 Penyakit Mental Manusia
1. MENYALAHKAN ORANG LAIN
setiap kekacauan yang tidak mengenakkan terjadi pada diri kita atau pada lingkungan kita, kita selalu mencari-cari kesalahan orang lain.
2. MENYALAHKAN DIRI SENDIRI
Menyalahkan diri sendiri bahwa diri kita merasa tidak mampu, Kita sering membandingkan keberhasilan orang lain dengan kekurangan kita, sehingga keberhasilan orang lain dianggap Wajar karena mereka punya sesuatu lebih yang kita tidak punya.
3. TIDAK PUNYA GOAL ATAU CITA-CITA
Kita sering terpaku dengan kesibukan kerja, tetapi arahnya tidak jelas. Buat target jangka panjang dan jangka pendek secara tertulis. Misal :Bila kita bekerja disebuah bengkel mobil maka kita harus sebisa mungkin memanfaatkan kesempatan untuk menambah pengalaman dan untuk kemudian.."kapan saya bisa punya bengkel sendiri ?"
4. MEMPUNYAI "GOAL", TAPI NGAWUR MENCAPAINYA
misalnya kita mau jadi orang terkaya di dunia, maka kita kerja banting tulang mengumpulkan uang tanpa memikirkan kebutuhan perut dan badan. Maka yang terjadi bukannya kita cepat kaya malah kita akan cepat masuk rumah sakit...dan akhirnya sia-sialah perjuangan kita.
5. MENGAMBIL JALAN PINTAS (SHORTCUT)
Keberhasilan tidak pernah dilalui dengan jalan pintas. Jalan pintas tidak membawa orang pada kesuksesan yang sebenarnya, real success, karena tidak mengikuti proses.
6. MENGAMBIL JALAN TERLALU PANJANG, TERLALU SANTAI
Analoginya begini : Pesawat terbang untuk bisa take-off, harus mempunyai kecepatan minimum. Pesawat Boeing 737, untuk dapat take-off, memerlukan kecepatan minimum 300 km/jam. Kalau kecepatan dia cuma 50 km/jam, ya cuma ngabis-ngabisin avtur aja, muter-muter aja. Lha kalau jalannya, runwaynya lurus anda cuma pakai kecepatan 50 km/jam, ya nggak bisa take-off, malah nyungsep iya. Iya kan...?
7. MENGABAIKAN HAL-HAL YANG KECIL
Dia maunya yang besar-besar, yang heboh, tapi yang kecil-kecil nggak dikerjain. Dia lupa bahwa struktur bangunan yang besar, pasti ada komponen yang kecilnya. Maunya yang hebat aja. Mengabaikan hal kecil aja nggak boleh, apalagi mengabaikan orang kecil.
8. TERLALU CEPAT MENYERAH
Jangan berhenti kerja pada masa percobaan 3 bulan. Bukan mengawali dengan yang salah yang bikin orang gagal, tetapi berhenti pada tempat yang salah. Mengawali dengan salah bisa diperbaiki, tetapi berhenti di tempat yang salah repot sekali.
9. BAYANG-BAYANG MASA LALU
Wah puitis sekali, saya suka sekali dengan yang ini. Karena apa ? Kita selalu penuh memori kan ? Apa yang kita lakukan, masuk memori kita, minimal sebagai pertimbangan kita untuk langkah kita berikutnya. Apalagi kalau kita pernah gagal, nggak berani untuk mencoba lagi. Ini bisa balik lagi ke penyakit nomer 3. Kegagalan sebagai akibat bayang-bayang masa lalu yang tidak terselesaikan dengan semestinya. Itu bayang-bayang negatif. Memori kita kadang- kadang sangat membatasi kita untuk maju ke depan. Kita kadang-kadang lupa bahwa hidup itu maju terus. "Waktu" itu maju kan ? Ada nggak yang punya jam yang jalannya terbalik ?? Nggak ada kan ? Semuanya maju, hidup itu maju. Lari aja ke depan, kalaupun harus jatuh, pasti ke depan kok. Orang yang berhasil, pasti pernah gagal. Itu memori negatif yang menghalangi kesuksesan.
10. MENGHIPNOTIS DIRI DENGAN KESUKSESAN SEMU
Biasa disebut Pseudo Success Syndrome. Kita dihipnotis dengan itu. Kita kalau pernah berhasil dengan sukses kecil, terus berhenti, nggak kemana-mana lagi. Sudah puas dengan sukses kecil tersebut. Napoleon pernah menyatakan: "Saat yang paling berbahaya datang bersama dengan kemenangan yang besar". Itu saat yang paling berbahaya, karena orang lengah, mabuk kemenangan. Jangan terjebak dengan goal-goal hasil yang kecil, karena kita akan menembaksasaran yang besar, goal yang jauh. Jangan berpuas diri, ntar jadi sombong, terus takabur.
Berikut ini adalah 12 cara melatih mental agar otak berkembang dengan baik. Cara-cara ini dikembangkan oleh para ilmuwan dari University of California Berkeley, Amerika Serikat:
1. Latih kemampuan mengamati, supaya lebih tajam
Lihat sekeliling Anda dan rekam dalam pikiran apa yang Anda lihat dari yang sederhana sampai yang rumit.
2. Asah indera
Pastikan Anda mampu membedakan rasa makanan yang Anda sukai dan yang tidak Anda sukai. Terapkan juga pada pendengaran, penciuman, perabaan dan penglihatan.
3. Pikirkan nama-nama teman Anda dan pasangkan dengan nomor telepon mereka
4. Belajarlah sesuatu yang baru
Hal ini bisa berupa belajar mengenai piranti komputer, bahasa asing, dan lainnya.
5. Latih tangan Anda untuk mengikuti petunjuk otak
Belajarlah bermain piano atau alat musik lain, belajar mengetik, menjahit, membuat pekerjaan tangan seperti menyulam dan mengukur.
6. Tekuni sebuah hobi
7. Hafalkan sesuatu yang Anda sukai
Hal ini bisa berupa puisi, lagu, kalimat dari buku, resep, dan sebagainya.
8. Pelajari tanggal-tanggal penting
Entah itu tanggal ulang tahun teman, hari besar dan hari peringatan tertentu.
9. Gunakan buku referensi untuk mempelajari beberapa puluh nama
Seperti nama ibu kota negara bagian Amerika atau negara-negara di Asia Tenggara atau yang lainnya.
10. Pelajari daftar kronologis suatu peristiwa tertentu
Misalnya sejarah Indonesia dari abad ke-4 sampai abad ke-15. Pecah dalam beberapa periode.
11. Ingat riwayat pribadi Anda
Apa yang sedang Anda lakukan minggu lalu pada jam yang sama ? Bagaimana cara Anda melewatkan ulang tahun terakhir Anda? Dengan siapa Anda merayakan lebaran tahun lalu? Dan sebagainya.
12. Teliti ulang pengeluaran harian Anda
Ada beberapa banyak uang yang sekarang ada dalam dompet Anda ? Apa yang Anda beli kemarin? Kapan terakhir kali Anda menambahkan uang tunai ke dalam dompet? Pengeluaran apa yang harus Anda lakukan selama tiga hari mendatang ?
Mengapa kekuatan mental penting? Apa saja yang mampu menyerang mental kita sehingga perlu diwaspadai,apakah kekuatan mental tersebut mampu membuat kehidupan kita menjadi lebih sukses, lebih baik, bahkan harapan dan asa yang kita inginkan tercapai, apa kehebatan dari kekuatan mental kita sehingga berhasil tidaknya seseorang dipengaruhi oleh mental juara yang ada dalam dirinya.
Beberapa hal yang mampu menyerang mental adalah : stress, depresi, frustasi, kehilangan, kegagalan, pengkhianatan, pembunuhan karakter, fitnah, gosip, isu, kabar burung, penilaian negative, judgement, stereotype, sebutan atau julukan. Beberapa hal tersebut dapat mengancam integritas individu,jika tidak ditopang dengan mekanisme koping yang kuat maka seseorang dapat terjatuh dalam gangguan jiwa. Serangan terhadap mekanisme bisa bersifat tunggal atau jamak. Serangan terhadap mekanisme koping akan menguras tenaga extra untuk melepaskan diri dari stress atau beban pikiran.
Langkah- langkah apa yang dapat kita lakukan untuk memperkuat benteng pertahanan diri ?
1. Support system yaitu mencari dukungan dari orang-orang terdekat, apakah tetangga, sahabat, teman atau siapapun yang menurut kita mampu memberikan dukungan terhadap kita.
2. Avoidance dan exit strategi, menghindar atau strategi keluar atau memutuskan kontak dengan stressor. Manusia bisa menjadi pemicu munculnya stressor bagi manusia lain, misalnya : orang yang di phk,orang yang ditolak cintanya, orang yang mengalami perceraian atau perpisahan.
3. Pendekatan spiritual, spiritual adalah sebuah inner journey seorang manusia untuk menemukan jawaban atas pertanyaan "who am i, who is god, when a people die, apa tujuan hidup, apakah keyakinan saya selama ini salah atau benar, apakah kebahagiaan itu. Menjawab pertanyaan - pertanyaan seperti ini membutuhkan sebuah mental yang kuat agar tidak keluar rel.
4. Mengekspresikan perasaan,jika kita mampu mengekspresikan perasaan dengan baik maka kita akan berusaha untuk menjaga diri.
5. Cari alternatif pemecahan lain, dengan press release, press confrence, statement di media massa, menulis diblog, menulis buku atau novel, menyewa iklan untuk menayangkan informasi yang sebenarnya.
6. Latihan meditasi, diklaim dapat meningkatkan kekuatan mental dan membuat seseorang lebih bisa mengatur emosi.
Surviving mental (mental juara atau mental pemanang) adalah kemampuan mentalitas untuk bertahan terhadap semua kesulitan dan hal pahit yang dialami, dikucilkan oleh teman sepermainan, ditolak oleh orang yang anda sayangi, atau bahkan gagal dalam berbisnis sehingga kehilangan uang beberapa juta, pernahkah anda mengalami salah satu kejadian diatas, hal tersebut sepatutnya tidak membuat anda menyerah terhadap kejadian pahit tersebut, karena mentalitas untuk bertahan terhadap semua kesulitan maupun terhadap semua hal yang menyakitkan lebih berharga dari uang, tanpa sebuah surviving mental Charles Schwab meninggal dalam keadaan yang berbeda dengan masa kejayaannya, sebuah keadaan yang sangat menyakitkan, mengapa hal itu bisa terjadi karena Charles Schwab belajar komunikasi interpersonal tapi dia tidak belajar komunikasi intrapersonal sebuah komunikasi dengan diri sendiri, sebuah komunikasi untuk mengetahui apa yang ada dalam pikiran kita, apa yang terjadi dengan realita yang terjadi, dia menyiapkan diri untuk mendapatkan bayaran tertinggi sebagai raja baja tapi dia tidak menyiapkan diri untuk menghadapi sebuah kehidupan yang pahit, bagaimana bangkit dari kejatuhan mental maupun kejatuhan secara finansial, karena kejatuhan atau kegagalan bahkan kekalahan adalah keadaan yang sangat menyakitkan, jika kita tidak menyiapkan mekanisme koping yang adekuat maka hasilnya adalah penolakan terhadap kegagalan, bukan melakukan aksi untuk segera bangkit tapi malah melakukan tindakan kontraproduktif, dengan banyak melamun mengenang masa kejayaan, sungguh kejatuhan adalah pelajaran survival yang paling baik agar kita bisa hidup dalam keadaan apapun, jika kita tidak punya surviving mental maka kejatuhan akan menjadi sebuah pembenaran bagi kita untuk melarikan diri dari masalah bukan menghadapinya. surviving mental menuntut kekuatan konsep diri, kekuatan memahami kelemahan dan kelebihan diri, perkuat kelebihan maupun kelemahan, jika suatu saat kita terjatuh maka persiapkan diri untuk menghadapi kejatuhan tersebut, dengan mengetahui semua hal tentang diri, mengenali mengapa kita takut terjatuh adalah karena mental kita belum siap dicemooh orang, mental kita masih takut ditolak secara sosial, jika kita tidak takut kepada apapun maka kita akan siap menghadapi apapun. berani menghadapi semua hal baik pahit maupun manis adalah konsep menjadi juara sejati, seorang juara tidak terlahir tanpa kekalahan tetapi seorang juara terlahir karena dia mempersiapkan diri untuk menyongsong dan menyambut kemenangan, tanpa melihat apakah kemenangan yang dia raih sebagai kemenangan pertama ataukah kemenangan setelah menelan beberapa kali kekalahan. seorang pemenang sejati tidakmemperhatikan kekalahan dan kemenangan dari frekuensi tapi dari kualitas kemampuan yang dimiliki, jika kita ingin bertahan maka jangan pernah takut kalah maupun menang.
MENTAL PEMENANG
A champion is someone who does not settle for that day’s practice, that day’s competition, that day’s performance. They are always striving to be better. They don’t live in the past.”
(Seorang pemenang adalah seseorang yang tidak berpuas diri pada latihan hari itu, pertandingan hari itu, performa hari itu. Jiwa pemenang selalu berjuang untuk menjadi lebih baik. Pemenang tidak hidup dalam kemenangan masa lalu.)
Briana Scurry (Pemain sepak bola Amerika pada Olimpiade 1996)
Bukan saja dalam sebuah pertandingan olah raga kita harus mempunyai mental pemenang, tetapi dalam setiap tindakan kita sehari-hari hendaknya kita juga tetap memiliki prinsip bahwa tidak ada musuh yang tidak bisa dikalahkan, tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, tidak ada sakit penyakit yang tidak bisa disembuhkan, tidak ada kesedihan yang tidak bisa diatasi, tidak ada kesengsaraan yang tidak akan pernah berakhir.
Jika kita mempunyai pikiran bahwa kita telah kalah, kita buruk, kita tidak mempunyai apa-apa, kita lemah, kita tidak berdaya ... maka itulah yang akan terjadi kepada diri kita. Sebaliknya jika kita men-set otak kita untuk menyimpan hal-hal yang pasti bisa kita lakukan dengan segala yang ada pada diri kita, kita juga akan terpacu untuk selalu menang, sukses, bahagia, dan pantang menyerah.
You are what you think. Persiapkan diri untuk menjadi pemenang setiap saat. Kita diciptakan didunia ini untuk menjadi pejuang yang mengusahakan milik pusaka titipan Tuhan, bukan sebagai pengecut yang pandai mengeluh.
Pemenang bukanlah orang yang tidak pernah gagal, tetapi mereka yang tidak pernah berhenti mencoba. Kalimat ini sering kita dengar terutama dalam pertemuan pria sejati. Para pria ditantang untuk menjadi seorang pemenang. Tapi sebenarnya tantangan untuk menjadi seorang pemenang bukan hanya untuk seorang pria sejati tetapi bagi kita semua. Karena sebenarnya kita ditakdirkan untuk menjadi pemenang.
Bahkan dalam Alkitab dituliskan bahwa Kita lebih dari pemenang. Bukankah ini adalah sebuah kalimat yang dapat membangkitkan motivasi dan semangat kita? Tapi mengucapkan kalimat lebih dari pemenang belum cukup. Karena seorang pemenang dinyatakan menang kalau dia berada dalam sebuah pertandingan. Dan hidup ini sendiri adalah sebuah pertandingan.
Seorang peraih medali emas olimpiade akan bersorak-sorai ketika dia mendapat kalungan medali emas. Dan dia layak disebut pemenang. Dalam kehidupan ini setiap persoalan, masalah atau apapun yang kita hadapi adalah seperti medan pertandingan. Sebagai contoh : seorang yang dilahirkan dalam keluarga miskin, tetapi dia memiliki mimpi besar untuk menjadi presiden, tidak akan menyerah oleh keadaan. Dan itu telah dibuktikan oleh seorang yang bernama Abraham Lincoln,presiden Amerika Serikat.
Untuk memiliki mental pemenang maka ada 5 kualitas yang harus kita milik.
1. Untuk menjadi seorang pemenang perlu latihan yang keras
Seorang juara dunia bulutangkis pernah ditanya berapa jam setiap hari dia berlatih, maka dia menjawab saya berlatih keras dan tekun minimal 8 jam setiap hari dari sejak saya kecil. Jelas tidak heran jika dia menjadi seorang juara dunia.
2. Seorang pemenang adalah orang yang tidak mudah menyerah
Kadang kita harus gagal berkali-kali baru kita meraih kemenangan. Tapi itu adalah suatu proses yang harus kita lewati. Seorang pemenang tidak akan berhenti pada kegagalan pertama, tapi dia akan terus mencoba.
3. Seorang pemenang adalah seorang yang belajar dari pengalaman
Seorang pengusaha sukses, selalu mengatakan bahwa pengalaman adalah guru yang sangat berharga. Karena melalui pengalaman kegagalan dia, maka dia sekarang menjadi pengusaha yang sukses.
4. Seorang pemenang mampu memaksimalkan kelebihan dirinya
Kita tidak bisa menjadi juara dalam segala bidang. Tetapi kita bisa menjadi juara dalam 1 atau 2 bidang. Saya tidak pernah menemukan orang meraih 10 gelar juara dunia pada 10 cabang olahraga yang berbeda. Perlu fokus pada kelebihan kita dan maksimalkan itu.
5. Seorang pemenang adalah orang yang rendah hati dan siap menerima nasehat.
Banyak orang yang gagal, karena tidak mau menerima nasehat, mereka merasa bisa dan tidak butuh orang lain. Alkitab mengatakan bahwa “ Kesombongan adalah awal dari kejatuhan”. Jadilah tetap rendah hati, maka kemenangan akan kita peroleh.
STRATEGI PEMENANG
Untuk menjadi pemenang, pasti kita memerlukan strategi. Coba saja kita tanyakan kepada para pemenang di bidang olah raga Michael Schumacher dari Balap Mobil, Taufik Hidayat dari Bulu Tangkis, ataupun Lance Armstrong dari Balap Sepeda yang sudah sering meraih medali emas. Selan pemenang di bidang olah raga, kita juga bisa menanyakan rahasia sukses dari para pemenang dalam perang (misalnya oleh Jendral Sudirman, Jendral S. Patton), politik (misalnya oleh: Bill Clinton, Cory Aquino, Margaret Thatcher), bisnis (misalnya oleh Michael Dell, Bill Gates), ilmu pengetahuan (oleh para pemenang hadiah Nobel). Jendral William A. Cohen dalam bukunya The Art of the Strategist merumuskan 10 langkah strategi yang diterapkan oleh para pemenang. Ingin tahu strategi mereka?
DASAR STRATEGI
Menurut Cohen, ada tiga dasar yang harus diperhatikan oleh seorang pemenang :
1. Kekuatan Fisik.
Kekuatan fisik di sini adalah stamina sang pemenang dan kekuatan sumber daya yang dimiliki. Jadi, sangat penting bagi seorang pemenang untuk memiliki stamina yang kuat, karena untuk menghasilkan mahakarya di bidangnya, diperlukan kekuatan fisik yang prima. Dalam hal ini, kesehatan penting untuk dipelihara. Seorang pemimpin juga perlu ditunjang dengan sumber daya yang cukup untuk tampil sebagai pemenang: Seorang olah ragawan perlu memiliki peralatan olah raga yang diperlukan, pelatih, sparing partner, dan kesempatan untuk melatih keterampilannya dalam pertandingan persahabatan; seorang calon presiden memerlukan dana untuk berkampanye, serta tim sukses untuk membantunya menyusun taktik menang; seorang yang akan memulai bisnis memerlukan sumber daya untuk memproduksi ataupun mengadakan barang atau jasa yang akan dijualnya, serta dukungan dana serta tim yang kuat untuk menjalankan bisnisnya tersebut.
2. Kekuatan Mental.
Kekuatan fisik saja belumlah cukup untuk menyusun strategi pemenang. Calon pemenang memerlukan kekuatan mental yang mencakup kemampuan intelektual dan pengetahuan di bidang yang akan ditekuninya. Tanpa pengetahuan dan kekuatan intelektual yang cukup, akan sulit bagi seseorang untuk memasuki suatu arena, apalagi untuk memenangkannya, karena calon pemenang perlu mengenal dan memiliki pengetahuan yang dalam mengenai ” medan perang” yang akan dimasukinya. Olah ragawan perlu mengenal peraturan olah raga, peralatan olah raga, lapangan olah raga, serta para pesaing yang akan dihadapinya. Demikian juga dengan politisi dan pelaku bisnis. Keduanya perlu memiliki pengetahuan mengenai para pemain, peraturan, dan peta kekuatan di arena yang akan mereka masuki.
3. Kekuatan Moral.
Yang sangat penting untuk dimiliki oleh seorang pemenang adalah kekuatan moral. Kekuatan moral di sini mencakup sikap dan nilai-nilai spiritual yang dianutnya. Kekuatan moral ini akan menjadi pedoman bagi sang pemenang untuk menyusun strategi yang paling tepat, dan untuk tetap bertahan dan tetap memiliki semangat juang yang tinggi ketika dalam perjalanan menuju tujuan harus mengalami berbagai rintangan dan masalah.
Namun, yang selalu diingat oleh para pemenang adalah kombinasi optimal dari ketiga kekuatan ini. Menurut jendral Inggris, J.F.C. Fuller, kekuatan fisik saja tidak akan bisa memenangkan peperangan, kekuatan mental saja juga tidak bisa memenangkan peperangan, demikian juga dengan kekuatan moral saja yang tidak bisa memenangkan peperangan. Artinya penggunaan kekuatan ini secara terpisah tidak akan memenangkan peperangan. Yang dapat memenangkan peperangan adalah kekuatan dahsyat dari kombinasi optimal dari ketiga kekuatan ini (fisik, mental, dan moral).
10 LANGKAH STRATEGI PEMENANG
Kombinasi ketiga kekuatan di atas (fisik, mental, dan moral) bisa dijadikan modal dasar untuk membangun strategi pemenang berikut.
1. Miliki Tujuan dan Komitmen pada Tujuan.
Semua pemenang memiliki tujuan yang jelas dan rinci. Tujuan seperti ini akan lebih memudahkan mereka untuk mewujudkannya. Para olah ragawan yang bertanding di forum dunia memiliki tujuan untuk memecahkan rekor dunia. Sebelum berangkat mereka telah melakukan berbagai persiapan, baik fisik, mental, maupun moral. Mereka mempelajari strategi lawan dan peta kekuatan lawan, lalu mereka menyiapkan strategi bertanding yang bisa mengalahkan lawan. Mereka pun berlatih dengan komitmen tinggi setiap hari untuk mewujudkan tujuan tersebut.
2. Tumbuhkan Inisiatif.
Tujuan yang jelas dan rinci tanpa ditunjang dengan aksi tidak akan pernah terwujud. Di sinilah perlunya inisiatif untuk mulai mengambil langkah pertama, dan mempertahankan langkah-langkah selanjutnya yang dapat membawa seseorang untuk mewujudkan tujuan menang yang berkelanjutan. Seringkali kita menunda terlalu lama untuk mewujudkan aksi karena lingkungan kita yang menyuarakan keraguan, ataupun karena kita belum mendapatkan waktu yang tepat untuk melakukannya. W. Clement Stone, pelaku bisnis di bidang asuransi yang mulai dari nol sampai akhirnya memiliki perusahaan yang masuk daftar perusahaan bergengsi di Fortune 500, punya kunci untuk meng atasi ” penundaan” dan menumbuhkan inisiatif, yaitu: Lakukan sekarang!
3. Konsentrasi Sumber Daya.
Sumber daya memang terbatas, tetapi kondisi ini tidak perlu membuat hati kita ciut. Hanibal dari Chartagena dengan 20.000 pasukan berhasil mengalahkan pasukan Roma yang dipimpin oleh Terentius Varo dengan 72.000 orang. Jika dilihat dari kekuatan, tentunya Hanibal kalah jauh dibandingkan dengan musuhnya. Tetapi karena Hanibal menerapkan strategi ” konsentrasi” sumber daya di titik-titik kritis yang merupakan titik kelemahan lawan, akhirnya ia dan pasukannyalah yang berhasil tampil sebagai pemenang. Demikian pula dalam bisnis, kita perlu mengetahui kekuatan sumber daya kita, dan juga titik lemah lawan, lalu kita konsentrasikan sumber daya kita di titik di mana kita menginginkan kemenangan. Dengan demikian, kita bisa mengalahkan lawan di posisi lemah mereka.
4. Gunakan” Strategic Positioning” .
Konsentrasi sumber daya bisa berjalan jika kita tahu posisi strategis yang akan kita luncurkan. McDonald’s memposisikan diri sebagai restoran makanan cepat saji yang bersih dan efisien dalam pelayanan. Dell Computers memposisikan diri sebagai perusahaan perakitan komputer yang melibatkan konsumen dalam proses perakitannya. Body Shop memposisikan diri sebagai perusahaan penghasil kosmetika dari bahan alami, dan bebas dari percobaan yang melibatkan binatang bernyawa. Semua perusahaan ini memilih posisi strategis yang membedakannya dari para pesaing. Titik beda ini menjadi identitas kuat bagi perusahaan di benak konsumen, sehingga lebih mudah diingat dan lebih besar kemungkinannya untuk dipilih dibandingkan dengan para pesaing di pasar yang sejenis.
5. Berikan Kejutan.
Bill Clinton yang namanya telah tercemar dengan kasus yang menyangkut Monica Lewinsky hampir saja kalah dalam pemilihan presiden untuk masa jabatan periode kedua. Banyak pengamat yang sudah memastikan bahwa Clinton tidak akan menjabat lagi sebagai presiden. Tetapi, tim sukses Clinton melihat kekuatan Clinton di bidang yang lain. Mereka memberikan kejutan dengan memfokuskan perhatian masyarakat akan keberhasilan ekonomi Clinton. Menurut kampanye yang diluncurkan, dalam menjalankan negara, yang lebih penting adalah kemampuan untuk meningkatkan ekonomi negara, dan mensejahterakan bangsa. Ternyata strategi kejutan ini berhasil memberikan kemenangan yang kedua bagi Bill Clinton.
6. Sederhanakan Proses.
Semakin jelas tujuan, akan semakin mudah untuk mewujudkannya. Proses untuk menuju ke tujuan juga harus mudah untuk dimengerti agar semua jajaran termasuk juga pelanggan mampu menerjemahkannya dalam tindakan yang sinergis untuk mendayung ke arah yang sama. Jika biasanya orang membeli buku harus pergi ke toko buku, melewati jalan-jalan macet, dan kesulitan untuk mendapatkan parkir, serta mencari buku di rak buku bagian penjualan, maka Amazon.com menyederhanakan proses pembelian buku. Pelanggan tinggal mengetik judul buku yang dicari, atau topik dari buku-buku yang ingin dicari, maka secara otomatis daftar buku yang tersedia berikut harga akan terlihat di layar. Buku ini pun ada berbagai jenis, ada buku bekas, buku baru versi hard cover ataupun paperback. Selain buku yang dicari, Amazon.com juga memberi alternatif buku sejenis yang mungkin juga diminati oleh pelanggan. Untuk membeli, pelanggan tinggal memasukkan nomor kartu kredit dan password, tak lama kemudian buku akan dikirim ke pelanggan. Proses yang mudah ini telah membuat perusahaan penjual buku secara online ini mengalahkan toko-toko buku besar yang sudah lama berada di pasar.
7. Siapkan secara Terus-menerus Berbagai Alternatif.
Seringkali implementasi tidak sama persis dengan yang sudah direncanakan. Untuk itu, seorang pemenang perlu menerapkan berbagai alternatif ataupun berbagai skenario untuk menang. Jadi, jika satu skenario tidak berjalan seperti yang direncanakan, pelaku tersebut tidak panik, tetapi sudah siap dengan skenario lainnya untuk mencapai tujuan. Dalam menyiapkan berbagai alternatif, pelaku bisnis biasanya akan terpacu untuk mengantisipasi berbagai masalah yang timbul. Misalnya saja Steve Jobs ketika merintis perusahaan Apple Computer. Pada awal pendiriannya, ia mendapat berbagai tantangan dalam mengumpulkan dana. Karena ia telah menetapkan berbagai alternatif sumber pendanaan (bukan hanya dari bank), ia berhasil menuntaskan pengumpulan dana sehingga cukup untuk meluncurkan bisnis yang dirintisnya bersama mitra bisnisnya.
8. Ambil Jalan Putar Menuju Tujuan.
Chris Zane, pendiri Zane’s Cycle, sebuah toko sepeda, harus bersaing langsung dengan toko-toko besar yang juga menawarkan sepeda, seperti Wal-Mart, K-Mart dan raksasa pertokoan lainnya. Karena menyadari bahwa ia tidak bisa langsung bersaing dengan para raksasa tersebut, Zane mengambil jalan memutar untuk mencapai tujuannya, yaitu dengan menawarkan layanan pelanggan yang prima (cepat, ramah, dengan garansi yang lebih lama). Strategi memutar (tidak bersaing secara langsung) ini akhirnya membuahkan hasil. Pelanggan mulai percaya dan beralih ke Zane’s Cycle karena layanan yang prima (dengan harga sama, tapi banyak keuntungan tambahan yang bisa diperoleh: garansi lebih lama, layanan lebih cepat, dan pelayanan yang lebih istimewa dari para karyawan).
9. Terapkan Waktu dan Prioritas.
Perencanaan dan penerapan strategi ibaratnya seperti menyiapkan resep untuk sebuah masakan. Ada rumusan yang harus diikuti: ada bahan yang harus dimasukkan terlebih dulu sebelum bahan masakan lainnya (ada prioritas). Tetapi juga ada waktu yang perlu diperhatikan. Jika masakan terlalu lama disiapkan, maka bisa gagal, demikian pula jika masakan terlalu cepat disiapkan, kegagalan juga bisa terjadi. Demikian juga dengan kegiatan bisnis, ataupun kegiatan lain yang membutuhkan perencanaan dan prioritas. Untuk mengetahui waktu yang tepat dan prioritas yang paling pas bagi sebuah perusahaan, diperlukan pertimbangan yang matang, pengamatan lapangan yang cermat, dan kesadaran dan pengetahuan atas kemampuan diri serta kemampuan pesaing, selain tujuan yang jelas.
10. Manfaatkan Sukses secara Optimal.
Setelah sukses diraih, sang pemenang tidak bisa lalu langsung merasa puas. Jika sang pemenang ingin mempertahankan kemenangannya, ia perlu senantiasa me-review strategi yang telah ditetapkan dengan tetap memandang pada tujuan utama (kemenangan). Hal ini perlu diperhatikan karena lingkungan berubahan, peta kekuatan juga berubah, sumber daya berubah, dan teknologi juga berubah. Dengan tetap memandang pada tujuan, sang pemenang perlu memperbaharui diri untuk mengantisipasi perubahan yang terjadi di lingkungannya agar tidak terlibas oleh perubahan tersebut. Sang pemenang harus berhati-hati untuk tidak menerapkan strategi yang selalu sama dengan strategi yang pertama kali ia gunakan untuk meraih sukses, karena kondisi yang dihadapi telah berubah, selain itu juga pesaing biasanya sudah mempelajari startegi sukses sang pemenang. Jadi, perlu kreativitas dan kejelian untuk menerapkan strategi yang senantiasa baru dan segar.
Anda ingin jadi pemenang di bidang yang Anda tekuni? Jangan lupa tiga dasar strategi yang perlu Anda raih (kekuatan fisik, mental, dan moral), serta 10 strategi pemenang yang perlu diterapkan dan disesuaikan dengan kondisi yang Anda hadapi. Selamat berjuang untuk meraih kemenangan.
1.ROBERT HOUDIN MENCEGAH PERANG DENGAN SEBUAH PERMAINAN
Banyak orang tahu bahwa pesulap Perancis Jean Eugene Robert Houdin (1805-1871) adalah bapak sulap modern.
Sebelum kemunculan Robert Houdin, Para pesulap biasanya tampil dalam kostum jubah sambil membacakan mantra-mantra religius yang tidak benar-benar religius sambil membawa peralatan sulap mereka
Robert mengubah semua itu. Dengan mengenakan setelan untuk acara makan malam pada masa itu, Houdin melakukan pertunjukan dengan peralatan yang tidak aneh-aneh dan menggunakan kalimat yang terdengar logis. Houdin menerbangkan anaknya, dalam hitungan detik menunbuhkan buah jeruk di pohonnya, dan membangun sebuah automotor (patung mekanik yang dapat bergerak) yang mampu mengalahkan pemain-pemain catur terkenal di dunia. (pernah mendengar cerita tentang Harry Houdini? ia adalah pengagum Robert Houdin yg menggunakan nama Houdini sebagai nama panggungnya)
2.HERMAN MENGELUARKAN KOIN DARI ROTI GULUNG
Walaupun anda belum pernah melihat fotonya, anda mungkin bisa membayangkan penampilan ALEXANDER HERMAN (1843-1896). Dengan rambut hitam tersisir ke belakang serta jenggot dan kumis yg tercukur melengkung , Herman tampil sebagai contoh klasik pesulap yang menakutkan. Selain diingat karena ilusi-ilusi yang dramatis, Hermann juga dikenang karena permainan tangkap-pelurunya (bullet and catching) yang sangat berbahaya.Tak hanya itu ia juga senang menunjukan permainan-permainan yang aneh.
Pada suatu ketika, saat ia menunggu di sebuah toko roti, Hermann membuat raib sebuah mata uang logam (koin) milik seseorang lalu dengan santai ia mengambil sebuah roti gulung panas yang baru saja diletakan di rak, membelahnya menjadi 2 dan memunculkan koin yang sama dari dalamnya. Si tukang roti tertegun. Karena menyangka ada banyak koin lain tersembunyi di dalam rotinya si tukang roti mulai mencabik-cabik persediaan rotinya, berharap menemukan lebih banyak koin.
3.MALINI MEMUNCULKAN SEBUAH BALOK ES
Max Malini (1873-1942) adalah pesulap yang hebat dan angkuh. Ia dikagumi oleh para pesulap zaman sekarang sebagai pesulap yang sanggup membuat orang terheran-heran tanpa menggunakan alat-alat yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Dalam salah satu permainan yang sangat terkenal, Malini meminjam sebuah topi penonton dan meletakkan di atasnya sebuah koin. Setelah beberapa kali percobaan tak sukses membuat koin itu berputar sendiri, ia tiba-tiba menyingkirkan topi itu dan mengeluarkan sepotong es batu sebesar lingkaran topi .
Itulah Momen Dalam Sejarah Sulap – MALINI. Membuat benda-benda mucul dari dalam topi, sebenarnya, sudah menjadi tradisi bagi sebagian sulap. Beberapa benda tahu-tahu muncul entah dari mana, mulai dari sayur, buah,balok, serangga, burung sampai ular, dan masih banyak lagi.
4.HOUDINI MAKIN BERBAHAYA
Harry Houdini (1874-1942) adalah pesulap yang paling terkenal, bahkan sampai beberapa dekade setelah kematiannya.
meskipun begitu ia pernah tak dikenal orang. Sebelum mengubah namanya dari Erich Weiss menjadi Houdini, ia bermain dalam skala kecil-kebanyakan adalah permainan kartu, di tambah atraksi meloloskan diri yang biasa-biasa saja di atas panggung yang berbayaran murah, pada museum kecil di negaranya.
Suatu hari dalam keadaan bangkrut dan depresi,houdini bahkan tidak punya cukup uang untuk membeli tiket kereta yang sangat ia perlukan.Terinspirasi oleh keadaan yang terjepit, hodini mendapat ide yang sangat cemerlang. ia memborgol tanganya sendiri di rel kereta api, sambil berharap sang masinis akan memberhentikan kereta api, merasa kasihan kepadanya, dan membiarkannya naik secara gratis.
Namun bukan itu yang terjadi. Para penumpang kereta yang kemudian membayari tiket Houdini justru merasa tak sabaran.
Rupanya selain bisa menumpang gratis Houdini memperoleh pelajaran yang berharga.
ia sadar bahwa pada saat tertentu sesuatu yang berbahaya bisa “menjual”. sejak itulah Houdini menemukan permainan-permainan yang berbahaya dan terciptalah aliran Escapology
5.DAVID COPPERFIELD
DAVID COPPERFIELD, yang bernama asli David Kotkin ini pada tahun 1977 saat ia berusia 20 tahun ia sudah menjadi bintang dalam acara TV special tahunannya yang pertama. Dan semenjak saat itu Copperfield menjadi pesulap yang namanya paling tenar setelah Houdini…
Momen Dalam Sejarah Sulap – DAVID COPPERFIELD yakni menampilkan ilusi-ilusi yang spektakuler sampai mengejutkan publik…diantaranya:
• Pernah mebuat Pesawat Lear Jet Menghilang
• Melayang di atas Grand Canyon
• Berjalan menembus tembok China
• Membuat Patung Liberty menghilang
Hebat khan..!!!
6.RICHIARDI JR.MEMBELAH TUBUH ANAKNYA
Aldo richiardi (1923-1985) menggetarkan hati para penonton nya lewat gayanya yang energik tetapi gemulai saat memainkan ilusi panggungnya. Pada akhir setiap pertunjukkan, yang menampilkan BERBAGAI ENTUK KEAJAIBAN..
dalam permainan ini richard memakai jas laboratorium putih, lalu meminta asistennya untuk mengeluarkan sebuah gergaji besi.
Lalu ia meminta anak perempuannya untuk berbaring di atas meja sembelih. Diiringi alunan musik kematian, suasana rumah sakit memenuhi ruangan pertunjukan.
setelah anak richard siap dengan peralatan yang lain, roda gergaji pun berputar membelah tubuhnya. Potongan tubuh dan darah pun muncrat ke mana-mana.
Richard kemudian menghentikan gergajinya dan mengundang seorang penonton naik ke atas panggung untuk melewati tubuh anaknya!
Selama 40 menit penonton diizinkan berjalan melewati potongan tubuh anaknya sementara Richard yang terlihat puas menundukkan kepalanya dan membersihkan kepalanya dan dari noda darah.
setelah semua penonton kembali ke tempat duduk mereka, para asisten Richard membantu anak gadis itu bangkit dalam keadaan hidup dengan tubuh yang normal.
7.Blackstone Menyelamatkan Penontonnya
Tak cuma anak muda,banyak orang dewasa yang memimpikan berkarier di dunia sulap setelah menyaksikan pertunjunkan Harry Blackstone (1885-1965),yang bernama asli Harry Broughton.
selama acaranya, Blackstone kerap mempertunjukan hal-hal yang mustahil, seperti membuat bola lampu keluar dan mengambang di antara penonton serta membuat sehelai sapu tangan menari-nari mengelilingi panggung.
Saat sedang melangsungkan pertunjukan di suatu sabtu sore, Blackstone dan kru-nya disela oleh seorang petugas pemadam kebakaran yang akan mengevakuasi para penonton karena toko obat disebelah gedung pertunjkan itu terbakar Beberapa kontainer bahan-bahan kimia yang berbahaya ikut terbakar sehingga ledakan bisa terjadi kapan saja dan ada resiko terbentuknya gas-gas beracun
Blackstone sadar bahwa keadaan penonton yang panik dan saling dorong dapat melukai banyak penonton yang masih kecil .
Setelah ia berpikir cepat, ia pun muncul di atas panggung dan memberikan instruksi evakuasinya seolah-olah itu bagian dari sebuah permainan .
Ia mengumumkan bahwa akan terlihat sebuah permainan yang belum pernah dilihat sebelumnya, karena pertunjukan itu sangat spektakuler, mereka harus menyaksikanya diluar gedung pertunjukan .
Blackstone dan kru lalu menggiring para penonton dengan tertib, membimbing mereka ke bagian yang lebih aman.
Salah satu alat pendukung dalam sulap adalah kartu remi…
Apakah itu kartu remi ??
Kartu remi
Kartu permainan (bahasa Inggris: playing cards), atau lebih dikenal dengan kartu remi, adalah sekumpulan kartu seukuran tangan yang digunakan untuk permainan kartu. Kartu ini sering juga digunakan untuk hal-hal lain, seperti sulap, enkripsi, permainan papan, dan pembuatan rumah kartu. Kata “remi” itu sendiri sebenarnya adalah nama salah satu permainan kartu.
Ada 1001 macam permainan kartu. Setiap negara bahkan wilayah suatu negara memiliki jenis permainannya sendiri. Di Tanah Air kita akrab dengan istilah permainan “empat-satu”, “remi”, “cangkulan”, dsb. Namun, yang populer di banyak negara misalnya poker, canasta, blackjack, casino, solitaire, bridge dengan jumlah pemain yang bisa berbeda-beda.
Solitaire dan bridge barangkali lebih familiar ketimbang yang lain. Solitaire, yang sudah dimainkan orang sejak ratusan tahun lalu - dan banyak jenisnya - itu dimainkan sendirian, terutama untuk mengisi waktu luang. Jangan heran kalau menjelang jam kerja berakhir di kantor-kantor, mudah dijumpai karyawan memainkannya di layar komputer pribadi (PC), bukan dengan kartu betulan. Maklum, solitaire menjadi program game standar yang di-install di PC.
Sedangkan bridge yang harus dimainkan oleh empat orang - biasanya berpasangan - bahkan menjadi salah satu nomor andalan bagi tim Indonesia dalam dunia olahraga untuk meraih kemenangan dalam suatu turnamen bridge internasional.
Seperti kita kenal sekarang, satu pak kartu remi terdiri dari 2 warna merah dan hiam yang melambangkan siang dan malam, berisi 52 lembar yang melambangkan 52 minggu dalam 1 tahun. Dibagi menjadi empat suit atau jenis kartu (Spade, Heart, Diamond, Club) yang melambangkan 4 musin di Eropa, masing-masing terdiri atas 13 kartu (dari As, 2, 3 dst. sampai King). Plus kartu tambahan berupa dua kartu joker, hitam dan merah.
Kapan dan siapa penemu kartu remi tidak diketahui secara pasti. Diduga embrionya berasal dari daratan China atau Hindustan (India) sekitar tahun 800. Bagaimana ceritanya sampai bisa masuk ke Eropa pun agak samar-samar. Mungkin dibawa oleh para pedagang, tentara, atau suku-suku nomaden. Yang jelas, jenis permainan kartu ini - entah datang dari Timur, Mesir, atau Arab - muncul di Italia kira-kira akhir tahun 1200-an. Setelah itu menyebar ke Jerman, Prancis, dan Spanyol.
SEJARAH KARTU REMI
Sejumlah ahli sejarah menduga, kartu permainan itu hasil evolusi dari sejenis permainan catur yang dimainkan oleh para gembala di Asia Barat. Sambil menggembala, mereka bermain catur memakai kerikil. Ahli lain berpendapat, permainan kartu merupakan evolusi dari semacam upacara untuk berkomunikasi dengan para dewa. Empat batang tongkat atau anak panah yang sudah ditandai dengan empat simbol berbeda, dilemparkan ke atas altar. Tongkat mana yang jatuh, itulah yang diinterpretasikan sang pendeta sebagai titah dewa.
Kartu pertama di Eropa (Italia) disebut Kartu Tarot (tarrochi) atau tablet nasib karena bentuknya seperti tablet, dan digunakan antara lain untuk meramal nasib. Tarot tertua berasal dari tahun 1470 di Lombardy. Satu setnya 50 kartu, dibagi menjadi lima kelompok masing-masing 10 kartu. Pada permukaannya terukir tema-tema alegori atau mitologi tentang berbagai aspek kehidupan seperti ilmu, seni, planet, dsb.
Tarot terus berevolusi. Tarot Venetia jumlahnya 78 kartu, termasuk sebuah kartu - namanya il matto (si pandir) - yang diduga sebagai cikal-bakalnya joker modern.
Dulu kartu permainan terbatas dinikmati kaum borjuis atau bangsawan mengingat harganya mahal. Karena masih buatan tangan dan gambarnya hasil lukisan. Setelah sistem cetak dengan kayu ditemukan, kartu menjangkau masyarakat ramai. Produksi makin meningkat setelah ditemukan teknik cetak dengan plat tembaga. Ditemukannya proses reproduksi warna dengan teknik litografi di awal 1800-an makin mendorong munculnya kartu-kartu cantik dari Jerman, Italia, dan Prancis.
Sejarah tidak mencatat siapa sebenarnya sosok Jack, Queen, dan King pada kartu modern. Namun tokoh pada kartu-kartu sebelumnya terus berganti dari waktu ke waktu. Pada kartu tua dari Italia dan Spanyol, keempat kartu King-nya menggambarkan para raja dari kerajaan besar dunia Abad Pertengahan. Lalu ketika Raja Henry III dari Prancis naik tahta, kostum para bangsawan pada kartu berubah mengikuti mode di zaman itu.
4 simbol raja pada kartu remi, ternyata melambangkan 4 raja yang terkenal di jaman masing-masing:
• Raja Sekop = David/Raja Daud ;
• Raja Keriting = Alexander the Great/Iskandar Agung ;
• Raja Hati = Charles (mungkin Charlemagne/Raja Prancis, atau Charles VII/Raja Inggris)
• Raja Wajik =Julius Caesar.
4 simbol ratu
• Ratu Sekop = Pallas
• Ratu Keriting = Argin (mungkin itu nama lain -anagram- dari regina -sebutan ratu dalam bahasa Latin-, atau mungkin Argea, istri dari Polybus ibu dari Argus)
• Ratu Hati = Judith
• Ratu Wajik = Rachel
4 simbol jack
• Jack Sekop = Ogier the Dane/Holger Danske (kesatria dari Charlemagne)
• Jack Keriting = Judas Maccabeus, atau Lancelot
• Jack Hati = La Hire (sahabat dalam pasukan Joan of Arc, dan anggota dari pengadilan Raja Charles ke VII)
• Jack Wajik = Hector
Masih banyak misteri belum terjawab secara memuaskan. Misalnya, kenapa raja hati mengarahkan pedangnya ke kepalanya sendiri ? kenapa kartu Jack disebut Jack, bukan pangeran, Jendral atau gelar bangsawan lain ? Mengapa Jack bermata satu ? Kenapa pula Jack Hati tidak berkumis ?
Pada dasarnya memberi tahu rahasia sulap sah-sah saja, sudah banyak buku tentang rahasia sulap, coba buka internet, hampir ribuan (situs, blog, account FB -baik perorangan atau group-) yang secara gamblang memberitahukan (membongkar) rahasia sulap, masuklah ke pusat-pusat perbelanjaan di Jakarta, nyaris di setiap pusat perbelanjaan itu terdapat toko sulap (bahkan kadang lebih dari 1 toko sulap, baik toko permanen atau yang hanya sekedar membuka counter tidak tetap) yang hanya dengan beberapa puluh ribu rupiah saja kita sudah dapat membeli alat sulap plus diajarkan cara memainkan alat sulap itu. namun akan lebih bijaksana apa bila saat kita membuka rahasia sulap (membongkar trik) di dasari motive atau alasan yang sangat kuat mengapa rahasia itu di buka...
Mask Magician dengan alasan sosialisasi dan menyemarkan persulapan membuka rahasia sulap tingkat tinggi dalam program televisi yang dapat ditonton siapa saja, namun coba perhatikan setiap kali mask magician membuka rahasia sulap selalu di ikuti pesan dan nasehat terselubung tentang etika sulap dan pesulap...
Secara pribadi, saya banyak kenal orang yang dapat memainkan sulap dengan baik, namun hanya sedikit yang mampu mempertunjukan keahlian sulapnya sebagai sebuah pertunjukan yang menghibur... bahkan dari sedikit orang yang saya kenal dapat memainkan sulap dengan baik serta dapat menghibur itu banyak tidak berani untuk mempertunjukan sulap dalam suatu pertunjukan sulap secara utuh dan dari sedikit diantara yang sudah berani memainkan sulap sebagai pertunjukan secara utuh, mereka belum yakin menjadikan sulap sebagai sumber kehidupan yang menjanjikan (profesi)..... kebanyakan pesulap yang sering tampil di acara-acara yang menampilka sulap sebagai hiburan masih harus bekerja atau memiliki pekerjaan lainnya di luar persulapan (bahkan ada yang memiliki profesi lain yang sangat jauh dari dunia hiburan atau persulapan).... Kenapa ? Entahlah....
Rahasia sulap bukanlah segala-galanya dalam mempelajari sulap, mempelajari rahasia sulap baru 5 % dari ilmu sulap itu sendiri yang 95 % adalah ilmu tentang mempertunjukan sulap sebagai hiburan (make to performance), setelah dapat membawakan sulap sebagai hiburan, pesulap yang ingin menjadikan sulap sebagai profesi dituntut pula memahami cara menjual (memanage) keahliannya kepada khalayak ramai (public)...
Sedikit catatan kecil, jika kita ingin membuka rahasia sulap akan lebih baik apa bila sampaikan juga pemahaman tentang etika dan kode etik sulap dan persulapan....
"SAMPIKANLAH ILMU DENGAN BIJAKSANA" karena ilmu itu seperti mata pisau, pisau dapat digunakan untuk membantu mempermudah pekerjaan kita, namun pisau dapat juga digunakan untuk kejahatan (menodong bahkan membunuh) apa kita akan salahkan pisaunya apa bila pisau itu digunakan untuk kejahatan ? maka ajarkanlah cara menggunakan pisau yang baik dan benar dan bahayanya apa bila pisau itu disalahgunakan pungsinya... Apabila di gunakan untuk kebaikan maka baiklah ilmu itu, namun apa bila digunakan untuk keburukan maka buruklah ilmu itu walau ilmu itu sama dari sumber yang sama pula...







